BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Petugas dari PT Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tengah melakukan perbaikan kebocoran pada pipa PVC dengan diameter 630 mm yang terletak di jalur protokol Jalan A Yani, tepat di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin. Menurut keterangan Supervisor Humas PT PAM Bandarmasih, Murjani, pada hari Senin, aktivitas perbaikan ini mengharuskan pihaknya untuk menonaktifkan pompa air selama proses berlangsung. Ia menjelaskan bahwa penonaktifan pompa tersebut akan berlangsung selama sekitar 10 jam, dengan rencana untuk kembali beroperasi pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WITA. “Akibat dari proses perbaikan pipa ini, pendistribusian air bersih kepada pelanggan akan terhenti sementara waktu,” jelas Murjani. Ia menambahkan bahwa dampak dari perbaikan pipa bocor ini dapat menyebabkan penurunan tekanan air hingga berhenti total untuk beberapa wilayah yang terdampak. Wilayah yang mengalami dampak dari kegiatan perbaikan ini mencakup seluruh area Banjarmasin Barat dan sebagian Banjarmasin Tengah. Beberapa kawasan yang terdampak antara lain Pasar Sudimampir, Pasar Ujung Murung, Pasar Baru, serta Kertak Baru Hulu dan Ilir. Selain itu, area seperti Kebun Sayur, Dahlia, Mawar, Wildan Sari, Gunung Sari, Pandan Sari, Naga Sari, Simpang Telawang, Kamboja, Jalan Sulawesi, Jalan AKB, dan Simpang Belitung juga akan merasakan dampak dari perbaikan ini. Lebih lanjut, dampak juga akan terasa di kawasan Jalan Belitung Laut, Jalan Pulau Laut, Jalan Meratis, Jalan Sekip Lama, Komplek Mulawarman, Jalan Saka Permai, Pasar Lama, Jalan Tarakan, Jalan Lambung Mangkurat, hingga Jalan Samudera. Setelah pekerjaan perbaikan rampung, proses pemulihan distribusi air akan dilakukan secara bertahap. Murjani juga menghimbau kepada pelanggan yang membutuhkan pasokan air bersih agar dapat menghubungi layanan mobil tangki PAM Bandarmasih melalui *Call Center* di nomor 05113252541 dan *Whatsapp Center* di 0811515146. Ia juga mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dialami oleh pelanggan selama proses perbaikan ini dan berharap agar para pelanggan dapat memaklumi situasi yang terjadi. "Kami berharap agar pekerjaan perbaikan kebocoran pipa ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala di lapangan," tutup Murjani. ANTARA