JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Tim para bulu tangkis Indonesia menunjukkan kesiapan yang tinggi untuk bertanding di Paralimpiade Paris 2024. Mereka sangat optimis dapat mengulangi kesuksesan yang telah diraih sebelumnya dalam ajang olahraga terbesar bagi atlet difabel tersebut. Leani Ratri Oktila beserta delapan rekannya ditargetkan meraih medali emas di Paris. Leani, yang berhasil mengantongi dua medali emas pada Paralimpiade Tokyo 2020, akan berkompetisi di nomor tunggal putri klasifikasi SL4. Selain itu, ia juga akan bertanding dalam ganda campuran SL3-SU5 bersama Hikmat Ramdani. Dalam pernyataannya, Leani menyatakan keyakinannya terhadap peluang meraih medali, berkat persiapan intensif yang telah dilakukan. Namun, ia mengingatkan bahwa banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan, seperti kondisi lapangan, mental, dan kesehatan fisik. Ia dan rekan-rekannya bertekad untuk berjuang semaksimal mungkin di kompetisi tersebut. Sebelum berlaga di Paralimpiade, Leani mengikuti turnamen *4 Nations Para Badminton International 2024* di Glasgow, Skotlandia, di mana ia berhasil meraih juara dalam kategori tunggal putri SL4 dan juga ganda campuran SL3-SU5 dengan Hikmat. Leani juga mengidentifikasi atlet-atlet dari China sebagai pesaing terberat dalam kelas tunggal putri. Sementara itu, pasangan Fredy Setiawan dan Khalimatus Sadiyah, yang sukses meraih emas pada Paralimpiade Tokyo 2020, akan kembali berkolaborasi dalam ganda campuran SL3-SU5. Selain itu, duet baru Subhan dan Rina Marlina siap berlaga dalam ganda campuran SH6 setelah menempati peringkat pertama dunia pada April 2024. Suryo Nugroho, peraih medali perunggu pada Paralimpiade Tokyo, juga mengungkapkan sikap optimistisnya. Ia menyadari bahwa persaingan kali ini berbeda dibandingkan dengan yang ia alami sebelumnya dan berkomitmen untuk mempertahankan medali perunggu, bahkan berharap masuk ke babak final. Kepala pelatih para bulu tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, menegaskan bahwa semua atlet telah siap untuk bertanding. Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca di Paris tidak akan menjadi halangan, karena para atlet sudah mengalami berbagai kompetisi di Eropa sebelumnya. "Kami sudah mendapatkan jadwal latihan di Paris dan memanfaatkan waktu tersebut untuk berlatih lima sesi dalam satu hari demi adaptasi," ungkapnya. Jarot optimis bahwa tradisi meraih medali emas akan berlanjut dalam Paralimpiade Paris 2024, meskipun nomor ganda putri SL3-SU5 tidak lagi dipertandingkan. Ia menargetkan sembilan atletnya untuk mencapai babak final, terutama dalam kategori ganda campuran yang dipandang berpotensi besar. Rombongan atlet para bulu tangkis Indonesia dijadwalkan berangkat bersama kontingen besar Indonesia pada hari Selasa. Pertandingan bulu tangkis akan dimulai pada 28 Agustus 2024. ANTARA