BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelatihan pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla kembali dilaksanakan di Central Kalimantan Project atau CKP di Sampit, Kalimantan Tengah oleh Wilmar. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran karyawan perusahaan beserta Masyarakat Peduli Api atau MPA desa binaan dalam pencegahan karhutla.
Koordinator Regional Sustainability Wilmar CKP, Sarimanah dalam rilisnya pada Senin, 19 Agustus 2024 menjelaskan bahwa dalam pelatihan tersebut, pihaknya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari karyawan perusahaan, pemerintah daerah, hingga masyarakat.
"Tujuan utama kegiatan itu adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya mencegah, serta memberikan edukasi praktis terkait langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah karhutla. Ini adalah program rutin kami untuk mengajak semua pihak melakukan pencegahan karhutla," kata Sarimanah melalui keterangan resminya.
Menurut dia, inti dari pencegahan karhutla adalah membangun kesadaran dan mengajak semua pihak tidak membakar saat musim kemarau. Sebab, hingga saat ini kebakaran masih terjadi akibat adanya pihak yang membakar untuk membuka lahan.
Sejak 2017, Wilmar CKP telah bermitra dengan 20 desa di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kemitraan tersebut dilakukan dengan menggelar pelatihan dan simulasi bersama Tim Penanggulangan Keadaan Darurat atau TPKD Kebakaran perusahaan. Tim tersebut telah mengantungi sertifikat dari Kementerian Tenaga Kerja dan Manggala Agni, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK.
--page
"Yang paling penting adalah menanamkan kesadaran agar tidak membakar. Ini adalah salah satu bentuk implementasi komitmen NDPE atau No Deforestasi, No Peat, and No Exploitation perusahaan," ujar Sarimanah lagi.
Kegiatan pelatihan yang digelar tiga hari itu diakhiri dengan apel siaga dan penandatanganan memorandum of understanding atau MoU antara perusahaan dengan masyarakat, yang diwakili kepala desa serta pemangku kepentingan, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, camat, Polsek dan Danramil. Kesepakatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan karhutla, baik didalam dan di luar konsesi.
Selain di CKP, Wilmar juga menggelar pelatihan serupa di unit-unitnya yang lain di seluruh Indonesia, yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah. (TESTI PRISCILLA/Y)









