**Borneonews - Jakarta**, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah merilis informasi terbaru mengenai harga komoditas pangan, di mana harga cabai rawit merah tercatat berada di angka Rp60.990 per kilogram (kg) per tanggal 20 Agustus 2024. Selain itu, telur juga mengalami lonjakan harga dengan catatan mencapai Rp29.420 per kg.
Dalam laporan dari Panel Harga Bapanas yang dirilis pada Selasa pukul 08.40 WIB, terdapat berbagai perubahan harga pada bahan pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional. Secara umum, harga beras premium mengalami kenaikan sebesar 1,42 persen, yakni Rp220, dan kini dijual dengan harga Rp15.760 per kg.
Selanjutnya, beras medium juga mencatatkan kenaikan harga sebesar 0,81 persen, yang setara dengan Rp110, sehingga harga baru menjadi Rp13.690 per kg. Sementara itu, harga beras dari Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog tetap stabil di angka Rp12.600 per kg.
Adapun harga bawang merah melonjak sebesar 3,88 persen menjadi Rp26.500 per kg, sedangkan bawang putih bonggol naik 2,39 persen atau sebesar Rp950, sehingga mencapai Rp40.760 per kg. Komoditas cabai merah keriting juga mengalami kenaikan dengan persentase 2,73 persen atau Rp1.220, sehingga dihargai Rp45.910 per kg.
Kenaikan tersebut juga tercermin pada harga cabai rawit merah yang meningkat sebesar 0,44 persen atau Rp270, mencapai Rp60.990 per kg. Harga daging sapi murni turut mengalami peningkatan sebesar 0,22 persen, berkisar Rp300, menjadikannya Rp135.600 per kg. Hal serupa terjadi pada daging ayam ras yang naik 1,40 persen atau Rp490, menjadi Rp35.600 per kg, serta telur ayam ras yang mencatat kenaikan sebesar 2,51 persen atau Rp720, menjadi Rp29.420 per kg.
Sementara itu, kedelai biji kering impor juga mengalami kenaikan harga sebesar 0,17 persen, atau Rp20, sehingga kini menjadi Rp11.960 per kg. Gula konsumsi naik tipis sebesar 0,78 persen atau Rp140, hingga mencapai Rp18.080 per kg.
Dalam pantauan lain, harga minyak goreng kemasan sederhana naik 0,77 persen atau Rp140 menjadi Rp18.210 per kg. Di sisi lain, minyak goreng curah mengalami penurunan sebesar 0,50 persen atau Rp80, yang menempatkannya pada harga Rp16.000 per kg. Tepung terigu curah juga menunjukkan kenaikan sebesar 0,29 persen atau Rp30, menjadi Rp10.280 per kg, sedangkan tepung terigu non-curah meningkat sebesar 0,68 persen atau Rp90, sehingga kini dijual seharga Rp13.400 per kg.
Harga jagung di tingkat peternak mengalami kenaikan signifikan sebesar 6,32 persen atau Rp370, menjadikannya Rp6.220 per kg. Di sisi lain, harga garam halus beryodium turun 1,31 persen atau Rp150, sehingga tercatat Rp13.330 per kg.
Terakhir, harga ikan kembung naik 2,45 persen atau Rp910, menjadi Rp38.070 per kg. Harga ikan tongkol juga naik sebesar 3,34 persen atau Rp1.060, sehingga menjadi Rp32.830 per kg, sementara ikan bandeng mengalami kenaikan hingga 6,18 persen atau Rp2.070, dan kini dihargai Rp31.400 per kg.
ANTARA
Kenaikan Harga Pangan, Cabai Rawit dan Telur Tercatat Naik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







