BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang, yang berada di Provinsi Banten, melaporkan bahwa selama triwulan kedua, penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) mencapai angka yang signifikan, yaitu Rp231 miliar. Capaian ini menunjukkan pencapaian yang sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Kiki Wibawa, kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang, menyampaikan bahwa hasil tersebut merupakan cerminan dari usaha yang telah dilakukan untuk mencapai target yang diharapkan. Selain pencapaian PBB-P2, Bapenda juga merilis informasi mengenai Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang memperoleh realisasi sebesar Rp267 miliar selama periode yang sama. Menurut Kiki, capaian pajak dalam sektor PBB-P2 berhasil mencapai 129,1 persen, sementara untuk BPHTB mencatat persentase yang lebih tinggi lagi, yaitu 150 persen. Pencapaian ini tidak terlepas dari berbagai program yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan kewajiban pajaknya di kota tersebut. Beberapa program yang diperkenalkan antara lain Pekan Panutan Pajak, relaksasi diskon dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang, serta kegiatan Bang Baja dan Nong Dara Keliling, yang dilakukan secara rutin di berbagai lokasi di kota ini. Lebih lanjut, Pemerintah Kota Tangerang memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembayaran pajak. Penting untuk dicatat bahwa tenggat waktu pembayaran pajak telah ditetapkan jatuh pada 30 September 2024. "Kami akan terus mendorong masyarakat untuk melaksanakan kewajiban pajak demi mendukung pembangunan serta kemajuan Kota Tangerang," tegas Kiki Wibawa. Di sisi lain, Bapenda Kota Tangerang memproyeksikan target penerimaan untuk PBB-P2 dan BPHTB tahun 2024 sebesar Rp1.310.000.000.000. Target ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.175.000.000.000. Untuk pencapaian tahun 2023, realisasi PBB-P2 tercatat mencapai Rp541.695.007.750 dari target Rp520.000.000.000, yang berarti mencapai 104,17 persen. Sementara itu, untuk BPHTB tahun 2023, realisasinya adalah Rp591.927.983.245 dari target Rp655.000.000.000, yang berarti mencapai 90,37 persen. ANTARA