JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) telah membagikan lima tips keselamatan yang penting bagi pengemudi yang menggunakan kendaraan komersial, khususnya model Mercedes-Benz Axor. Melalui metode yang dikenal dengan *5 Position Walks Around* (5-PWA), perusahaan ini mengajak pengemudi untuk melakukan pengecekan yang menyeluruh sebelum memulai perjalanan. Menurut informasi yang dipublikasikan oleh DCVI, proses pengecekan ini merupakan langkah krusial untuk menghindari potensi kecelakaan yang dapat merugikan tidak hanya pengemudi, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Berikut adalah penjelasan detail mengenai metode *5-PWA*, yang dirancang untuk memastikan semua komponen truk dalam kondisi optimal. Pertama, pengemudi disarankan untuk memeriksa bagian depan truk. Dalam tahap ini, penting untuk memastikan semua lampu berfungsi dengan baik dan tidak ada yang pecah. Selain itu, pengemudi harus memeriksa bumper untuk mendeteksi adanya penyok atau ketidakstabilan pemasangan. Setelah itu, pengemudi dapat membuka *maintenance flap* untuk memeriksa level oli kopling, air radiator, oli mesin, serta ketersediaan air wiper. Langkah selanjutnya adalah memanjat bagian depan truk dengan menggunakan *footsteps* yang terdapat di bumper. Dengan berpegangan pada *handrail* di antara kaca depan dan *grille*, pengemudi dapat memeriksa kondisi wiper serta kaca depan untuk memastikan semuanya dalam keadaan baik. Selanjutnya, pada sisi kiri truk, pengemudi sebaiknya memeriksa kaca samping dan setiap spion untuk meminimalkan area *blind-spot* saat berkendara. Setelah itu, fokuslah pada mesin, transmisi, serta keausan kopling, sistem kemudi, dan level minyak pada *power-steering* (hanya saat mesin dalam keadaan hidup). Selain itu, penting untuk memeriksa kondisi dan angin ban depan serta suspensi depan secara visual. Pada bagian belakang kabin, pengemudi juga perlu menginspeksi kondisi rangka dan kabin, khususnya area mesin. Pastikan tidak ada benda yang berisiko jatuh dan mengganggu kaca depan. Di sisi kiri bagian belakang, pengalaman pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan memeriksa keadaan baterai dan aki. Pada tahap ini, semua kabel harus dalam kondisi optimal. Selain itu, perlu juga memeriksa *water separator* untuk memastikan tidak ada kandungan air, dan jika ada, segera buang melalui *drain-plug* yang tersedia. Pengecekan juga termasuk kondisi ban serep, yang penting untuk diperhatikan sebagai langkah antisipasi jika terjadi masalah di perjalanan. Terakhir, bagian ini memerlukan inspeksi terhadap kondisi suspensi di sekitar ban depan dan belakang, serta pemeriksaan pada *propeller shaft* dan sistem penggerak yang berfungsi menahan getaran kendaraan. Selanjutnya, pada sisi kanan truk, pemeriksaan yang dilakukan tidak berbeda jauh dari sisi kiri. Mulailah dengan memeriksa area ban belakang, termasuk suspensi dan sistem rem, serta kondisi ban itu sendiri. Selain itu, pengemudi perlu memperhatikan sistem transmisi dan mesin di sisi kanan, serta memeriksa *exhaust*, *fuel tank*, dan tangki AdBlue, untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik dan tidak ada kebocoran. Di dalam kabin, ada beberapa hal yang harus diperiksa dengan saksama. Pertama, pengemudi harus memastikan semua tombol utama berfungsi, termasuk lampu seperti *high beam*, *low beam*, sinyal, dan lampu hazard, serta tombol AC dan fitur lain seperti *differential lock*. Selanjutnya, penting untuk memeriksa panel instrumen di dasbor Mercedes-Benz Axor agar selalu mengetahui adanya *error code* yang mungkin muncul. Pencatatan jarak tempuh harian serta pemantauan konsumsi bahan bakar juga disarankan. Truk Mercedes-Benz Axor dilengkapi dengan fitur *on-board diagnostic* yang memberikan informasi aktual mengenai kondisi kendaraan. Misalnya, jika ada kerusakan pada sistem kelistrikan, kode kesalahan akan muncul di dasbor untuk memberi tahu pengemudi. Informasi tersebut disampaikan dalam bentuk nilai nyata dan nilai biner yang menunjukkan status setiap komponen kendaraan. Penting untuk dicatat bahwa metode pengecekan pada truk Rigid, Tractor-Head, serta model untuk konstruksi dan pertambangan seperti Dump Truck berbeda satu sama lain, tergantung pada keberadaan komponen seperti *fifth-wheel* atau sistem hidrolik. Dengan perbedaan tersebut, pengemudi perlu memiliki pengetahuan yang mendalam tentang kelengkapan dan komponen spesifik dari truk yang mereka operasikan. ANTARA