BORNEONEWS, Pulang Pisau - Jangan tergiur harga makanan yang murah dan mudah diperoleh. Harus waspada, dan memeriksa dengan teliti sebelum membeli makanan tersebut untuk mengantisipasi bahan berbahaya, atau makanan dan minuman kedaluarsa.

“Masyarakat harus waspada terhadap sejumlah makanan yang dikonsumsi dengan melakukan pemeriksaan pada kemasan dan sebagainya, karena ditakutkan barang yang dibeli tersebut sudah kedaluarsa atau tidak layak lagi untuk dikonsumsi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, Muliyanto Budihardjo, Jumat (24/6/2016).

Muliyanto mengatakan ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya oleh BPOM, menjadi peringatan dan himbauan bagi para pedagang dan pembeli untuk lebih waspada terhada makanan dan bahan makanan yang dijajakan kepada masyarakat. “Temuan ini perlu kita sikapi dengan kewaspadaan oleh setiap masyarakat, karena terkadang ada makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi, tetapi masih dijual dipasaran dan sering terjadi karena pemilik toko atau warung tersebut takut rugi atau juga tidak tahu karena barang yang dijualnya tidak diperiksa lagi,” katanya.

Makanan yang tidak layak konsumsi karena kedaluarsa dan mengandung bahan berbahaya kata Muliyanto akan berujung pada ancaman kesehatan jangka panjang. “Misalkan barang-barang yang sebenarnya sudah kedaluarsa ini sudah tidak bisa diperjualbelikan, dan kita tidak pungkiri karena banyak masyarakat kita yang menyukai barang-barang yang lebih murah dan terjangkau sehingga mengabaikan dampak bahaya yang ditimbulkan,” kata Mul.

Seperti makanan yang sudah kedaluarsa, jelasnya dampaknya jangka panjang, tidak langsung sakit seketika namun dia akan menggergoti di usia tua. “Kita juga tidak dapat menyalahkan pedagang , karena ada juga beberapa pedagang yang tidak sengaja menjual barang kadaluarsa tersebut, karena lupa bahwa ada barang-barang miliknya yang sudah habis masanya, tetapi masih dipajang,” katanya.

Muliyanto juga mengingatkan kepada para pemilik toko ini supaya selalu mengecek barang-barang yang akan dijual dan memastikan tidak ada lagi barang-barang yang sudah tidak layak untuk dikonsumsi. “Kita juga menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan makanan yang murah, karena dikhawatirkan mengandung bahan berbahaya jika secara tidak sengaja dikonsumsi,” katanya.

Menurutnya jika makanan yang sangat murah dengan kandungan bahan pengawet yang berbahaya akan berdampak langsung menjadi penyakit bagi yang mengkonsumsinya, diantranya karena keracunan, dan sebagainya. Harapanya masyarakat lebih cerdas dalam memilih makanan menghadapi suasana bulan ramadhan saat ini, sehingga kondisi tubuh tetap sehat tanpa bahan dan makanan yang berbahaya. (JAMES DONNY/N).