**Borneonews - Kudus** Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, yang terletak di Jawa Tengah, telah melaksanakan perbaikan pada 80 sekolah dari total 119 sekolah yang mengalami kerusakan. Proses ini dilakukan hingga pekan ini, dan menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya meningkatkan fasilitas pendidikan di daerah tersebut.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, menjelaskan bahwa perbaikan ini melibatkan sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP. Proyek ini dimulai melalui mekanisme penunjukan langsung, yang memungkinkan pekerjaan dilaksanakan dengan cepat. "Ada kemungkinan penambahan sekolah, karena saat ini kami telah mulai mengerjakan 80 sekolah," ungkapnya pada hari Selasa.
Selain itu, Anggun juga menegaskan bahwa ia menunggu laporan terkini mengenai kemajuan pelaksanaan proyek perbaikan sekolah tersebut. Ia menyebutkan bahwa untuk empat sekolah lainnya, pemrograman perbaikan dilakukan melalui mekanisme lelang, yang kini telah diajukan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kudus. "Dalam minggu ini, kami akan melakukan peninjauan ulang untuk memastikan bahwa seluruh proses lelang berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan," tambahnya.
Anggaran untuk perbaikan sekolah pada tahun 2024 bersumber dari APBD dan dialokasikan sebesar Rp23,79 miliar. Dana ini diharapkan dapat mendukung kelancaran proses belajar mengajar bagi para siswa. Sebagian dari perbaikan tersebut belum dapat dilaksanakan pada awal tahun anggaran disebabkan oleh masih adanya tahapan perencanaan yang perlu dilalui. Ini mencakup survei harga, penyusunan analisis, hingga pembuatan gambar bangunan yang akan diperbaiki serta penyusunan rencana anggaran biaya.
Dari total 115 sekolah yang kerusakannya diusulkan untuk diperbaiki melalui mekanisme penunjukan langsung, 103 di antaranya adalah sekolah dasar (SD) dan 12 sekolah menengah pertama (SMP). Anggaran untuk setiap sekolah berkisar antara Rp150 juta hingga Rp200 juta, disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing.
Selain itu, anggaran yang dialokasikan dari sumber pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai sekitar Rp8 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp5,3 miliar diperuntukkan bagi SD, dan Rp2,7 miliar untuk SMP. Sekolah-sekolah yang menjadi target perbaikan ini tersebar di sembilan kecamatan, yaitu Mejobo, Kaliwungu, Undaan, Kota Kudus, Dawe, Bae, Jati, Jekulo, dan Gebog. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas pendidikan melalui fasilitas yang lebih baik.
ANTARA
Perbaikan 80 Sekolah di Kudus Dapat Dukungan APBD 2024
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







