**Borneonews - Mojokerto**, Penjabat Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, menekankan betapa krusialnya menjaga dan merawat arsip di seluruh perkantoran. Ia mengungkapkan bahwa arsip bukan hanya sekedar dokumen, melainkan sebuah simbol peradaban dan sejarah yang merekam fakta-fakta penting yang terjadi di masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikannya di hadapan peserta dalam acara yang mengumumkan hasil Lomba Tertib Arsip, yang mencakup kategori kecamatan, kelurahan, dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) pada tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota menyampaikan selamat kepada para pemenang, di mana Kecamatan Prajuritkulon menjadi juara pertama untuk kategori kecamatan. Di kategori kelurahan, Kelurahan Mentikan meraih juara pertama, disusul oleh Kelurahan Kedundung di posisi kedua, dan Kelurahan Gunung Gedangan sebagai juara ketiga. Untuk kategori SMP negeri, SMPN 8 berhasil mengambil posisi teratas, sedangkan SMPN 7 dan SMPN 1 Kota Mojokerto masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga.
Wali Kota memberikan apresiasi kepada komitmen yang telah ditunjukkan oleh camat, lurah, serta para kepala sekolah terkait pentingnya pengelolaan arsip yang baik di masing-masing institusi. Ia berharap agar para pemenang lomba ini terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam hal pengelolaan arsip, serta senantiasa melakukan perbaikan demi meningkatkan mutu kearsipan.
Muhammad Imron, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Mojokerto, menambahkan bahwa Lomba Tertib Arsip 2024 diadakan sebagai bagian dari upaya untuk membina pengelolaan kearsipan yang lebih baik. Ia menjelaskan bahwa lomba ini tidak bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan ataupun kekurangan dalam pengelolaan arsip, melainkan sebagai wadah untuk mendorong perbaikan dan penyempurnaan pengelolaan arsip yang sudah ada.
Dalam lomba ini, terdapat sembilan aspek yang dinilai, meliputi penciptaan arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan arsip, serta penyusunan arsip. Selain itu, aspek penilaian juga mencakup sumber daya manusia, sarana dan prasarana kearsipan, sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi yang dikenal sebagai *Srikandi*, penganggaran kearsipan, serta kebijakan yang mendukung pengelolaan arsip. Dengan adanya penilaian yang komprehensif ini, diharapkan pengelolaan arsip di berbagai instansi dapat ditingkatkan demi kepentingan bersama.
ANTARA
Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Pengelolaan Arsip yang Baik
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







