MEDAN –
**Borneonews - Medan**, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) berhasil mengoperasikan sebanyak 127 outlet Pertamina Shop, yang dikenal sebagai Pertashop, hingga pertengahan Agustus 2024. Capaian ini menjadi bagian dari total 774 outlet Pertashop yang kini beroperasi di berbagai daerah. Susanto August Satria, yang menjabat sebagai Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, menyampaikan rincian mengenai distribusi outlet tersebut. Dari total 774 outlet, sebanyak 260 outlet beroperasi di Aceh, 127 outlet di Sumatera Utara, 277 outlet di Sumatera Barat, 90 outlet di Riau, dan 20 outlet di Kepulauan Riau. Satria menambahkan bahwa kehadiran Pertashop diharapkan dapat menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) berkualitas di seluruh pelosok negeri. Pertashop dirancang untuk melayani kawasan yang belum terjangkau oleh lembaga penyalur resmi, termasuk wilayah yang terletak di daerah pedesaan dan yang masuk dalam kategori 3 T, yaitu terdepan, tertinggal, dan terluar. Lebih lanjut, Satria menjelaskan bahwa Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina yang beroperasi dalam skala kecil. Outlet ini disediakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan BBM non-subsidi, serta produk-produk lain seperti elpiji non-subsidi dan pelumas. Pertashop menyediakan produk BBM yang aman bagi lingkungan, seperti *Pertamax Series*, dan mematok harga yang sama dengan yang ditawarkan di SPBU resmi. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kualitas layanan. Dalam kesempatan sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI) di Medan. Tiara Thesaufi, Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menambahkan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mendukung berbagai kegiatan bisnis yang berkaitan dengan operasional Pertashop. ANTARA