JAKARTA –
**Borneonews - Yokohama, Jepang**, Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, berhasil meraih kemenangan dalam pertandingan melawan ganda asal China, Xie Hao Nan dan Zheng Wei Han. Pertandingan ini berlangsung di babak 32 besar pada ajang Jepang Terbuka 2024 yang dihelat di Arena Yokohama, Jepang, pada hari Selasa. Sejak set pertama, pertandingan berjalan dengan ketat. Fajar dan Rian memperlihatkan semangat juang yang tinggi, berjuang untuk mendapatkan angka demi angka melawan Nan dan Han. Setelah mengalami persaingan ketat, mereka berhasil memimpin dengan keunggulan 11-8 saat memasuki interval pertama. Setelah jeda, pasangan ganda China itu menunjukkan permainan yang impresif, mampu meraih tujuh poin berturut-turut dan merebut kembali keunggulan menjadi 16-12. Namun, Fajar dan Rian tidak menyerah dan mampu merebut kembali kontrol permainan dengan menyusul enam poin berturut-turut, yang mengubah skor menjadi 18-16. Pada akhirnya, mereka mengamankan set pertama dengan skor 22-20. Pada set kedua, Nan dan Han tampil lebih agresif. Mereka tidak memberikan kesempatan kepada Fajar dan Rian untuk mengembangkan strategi permainan mereka. Pasangan ganda China tersebut berhasil mengakhiri interval set kedua dengan keunggulan 11-9. Setelah interval, Fajar dan Rian tampak kesulitan dalam menyesuaikan permainan mereka. Dengan memanfaatkan momentum, Nan dan Han mencatatkan tujuh poin beruntun, dan menutup set kedua dengan skor 21-13. Memasuki set ketiga, Fajar dan Rian berusaha bangkit dari tekanan untuk mendikte tempo permainan. Mereka berhasil menciptakan tekanan kuat, dan masuk ke interval dengan unggul enam poin, 11-5. Setelah jeda, pasangan Indonesia ini terus mempertahankan keunggulan dan mengamankan set ketiga dengan skor 21-14. Setelah pertandingan, Fajar Alfian menyatakan rasa syukurnya karena mampu menyelesaikan laga dengan kemenangan, meskipun mengakui adanya ketidakpuasan dalam permainan mereka. "Secara permainan saya belum puas. Masih banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama di gim pertama dan kedua," ungkapnya. Rian juga mengekspresikan bahwa timnya masih perlu melakukan penyesuaian, khususnya dalam hal *shuttlecock* yang digunakan. Ia menjelaskan, "Kami masih perlu beradaptasi lagi, terutama dengan *shuttlecock*. Lawan bermain dengan baik hari ini." Rian menambahkan, "Kami belum bisa bermain seperti sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh persiapan yang tidak maksimal. Namun, itu tidak bisa dijadikan alasan karena kami telah berkomitmen untuk tampil di sini, jadi kami harus siap dalam setiap kondisi." ANTARA