**Borneonews - Rangkasbitung**, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, saat ini menghadapi kekurangan tenaga dokter spesialis dalam beberapa bidang. Rumah sakit ini membutuhkan spesialis bedah urologi, bedah saraf, dan spesialis forensik.
Direktur RSUD Adjidarmo, Budi Mulyanto, menjelaskan bahwa saat ini mereka masih belum memiliki dokter spesialis yang diperlukan. Hal ini disebabkan oleh ketidakcukupan fasilitas dan infrastruktur yang mendukung. Menurut Budi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum mengirimkan tenaga dokter spesialis tersebut karena rumah sakit ini dianggap belum memenuhi syarat yang ditetapkan terkait sarana dan prasarana.
Meskipun begitu, dia menyatakan bahwa jumlah dokter spesialis di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung relatif cukup berdasarkan standar Kemenkes. Saat ini, rumah sakit tersebut memiliki tiga dokter spesialis kebidanan, tiga dokter spesialis penyakit dalam, dua dokter spesialis anestesi, satu dokter spesialis ortopedi, dua dokter spesialis THT, satu dokter spesialis anak, dua dokter spesialis mata, dua dokter spesialis kulit, dua dokter spesialis jantung, lima dokter bedah umum, dan dua dokter spesialis paru.
RSUD Adjidarmo Rangkasbitung terus berupaya meningkatkan kualitas layanannya. Saat ini, rumah sakit ini sudah mendapatkan akreditasi kelas B dengan predikat Paripurna. Budi Mulyanto menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan berkomitmen untuk bekerja secara profesional demi meningkatkan kesehatan publik.
Kehadiran dokter spesialis sangat penting bagi masyarakat, mengingat mereka memiliki keahlian yang terstandarisasi dan berlisensi melalui Surat Tanda Registrasi (STR) yang dikeluarkan oleh Kemenkes. Hal ini memastikan bahwa dokter spesialis mampu menangani penyakit yang sesuai dengan bidangnya secara ilmiah.
Budi Mulyanto juga berencana untuk memenuhi kebutuhan tiga dokter spesialis tersebut dalam tahun depan, dengan melanjutkan pembangunan fasilitas yang mendukung layanan kesehatan. Sementara itu, masyarakat Kabupaten Lebak mengungkapkan bahwa saat ini pelayanan RSUD Adjidarmo Rangkasbitung sudah baik. Mereka merasa terlayani dengan baik oleh dokter spesialis yang ada, meskipun tetap mengharapkan adanya pengisian untuk posisi dokter spesialis bedah urologi, bedah saraf, dan forensik.
Seorang warga bernama Ujang (55) juga menyatakan, "Kami rutin berobat untuk penyakit jantung di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung dan merasa cukup dilayani sehingga tidak perlu ke RSCM Jakarta." Ujang mewakili banyak pasien yang mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit ini.
ANTARA
RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Kekurangan Tiga Dokter Spesialis
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







