PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni menyampaikan program upaya khusus (upsus) optimalisasi lahan (oplah) Kalteng mencapai 510.000 Ha di tahun anggaran 2025.

Sri mengatakan total lahan tersebut termasuk irigasi perpompaan dan rencana cetak sawah yang tersebar di 14 kabupaten/kota se-Kalteng.

Dia menjelaskan alokasi kegiatan irigasi perpompaan di Kalteng sebanyak 84 unit dan sudah terealisasi 56 unit di Kabupaten Barito utara 10 unit, Kapuas 22 unit, Kotawaringin Timur 10 unit, Seruyan 7 unit, Lamandau 2 Unit dan Barito Timur 5 unit.

“Untuk pelaksanaan kegiatan Upsus Optimasi Lahan Rawa di Provinsi Kalteng didahului dengan kegiatan Survei Investigasi dan Desain (SID),” tuturnya saat mewakili gubernur dalam rakor bersama mentan RI di Aula Jayang Tingang, Selasa, 20 Agustus 2024.

Setelah SID dilanjutkan dengan kegiatan konstruksi berupa perbaikan infrastruktur pengairan di lahan usaha tani yang dilaksanakan dengan TNI Angkatan Darat dan Bantuan Olah Tanah yang dilakukan oleh Petani.

--page

Sampai saat ini realisasi Kontrak SID seluas 53.375 ha (98 persen), Kontrak Konstruksi dengan Kodim seluas 45.763 ha (88 persen), dan Kontrak Kerja Sama dengan Petani untuk Olah Tanah seluas 18.391 ha (36 persen). (HERMAWAN DP/R)