BORNEONEWS, Barito Utara - Bupati Barito Utara, H Nadalsyah mematangkan percepatan berfungsinya aliran listrik dari Blok Bangkanai Karendan Lahei sebagai pembangkit listrik tenaga gas (PLTG). Bupati Barut H Nadalsyah berkoordinasi dengan Presiden Direktur Ophir Indonesia Ltd, Anggoro Kasyanto, di Kantor Ophir Indonesia Ltd, Gedung BEJ lantai 15 Tower 2, Jalan MH Thamrin Jakarta, Kamis (23/6/2016). 

Dalam pertemuan itu, bupati didampingi Sekretaris Daerah H Jainal Abidin, Kepala Bappeda Barut, Muhlis, Kadis Pertambangan dan Energi, Aswadin Noor, serta Kadis Kehutanan dan Perkebunan, Iwan Rusdani.

"Kami berharap  pihak Ophir Indonesia Ltd dapat mempercepat fungsionalnya PLTG menginggat segala permasalahan teknis yang menyangkut persoalan tapak tower dan pembentangan jaringan telah selesai," kata Bupati Barito Utara, H Nadalsyah kepada PPOST, Sabtu (25/6/2016).

Pengharapan ini menjadi suatu dambaan seluruh masyarakat Barut, khususnya Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Selatan karena apabila distribusi Bangkanai fungsional maka pasokan listrik tersebut juga akan terhubung secara interkoneksi dengan pasokan listrik yang berasal dari Kalsel.

Disamping itu juga, Pemkab Barut akan mensupport adanya rencana pengembangan pekerjaan berupa kegiatan seismik yang akan dilakukan oleh pihak Ophir Indonesia di wilayah pengembangan baru yang nantinya juga merupakan sumber potensi gas untuk diolah.

Dalam pengharapannya, bupati juga memohon kepada pihak Ophir agar dapat mempekerjakan tenaga lokal yang berasal dari warga Barut. “Menginggat kondisi ekonomi masyarakat saat ini dalam suatu keadaan yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.”  (AGUS SIDIK/N).