JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Selatan**, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk memastikan setiap masjid di wilayahnya dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (*APAR*). Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kebakaran dan musibah lain yang bisa mengancam keselamatan. Dalam pernyataannya di Masjid Al-Makmur, pada Selasa, Munjirin mendorong semua masjid di Jakarta Selatan untuk mengadopsi Gerakan Masyarakat Punya APAR (*Gempar*). Hal ini sejalan dengan upaya untuk menciptakan lingkungan yang aman, terutama dari potensi bencana kebakaran. Selain fasilitasi keselamatan, penilaian terhadap masjid tersebut juga meninjau aspek sejarah dan keunikan arsitektur. Masjid Al-Makmur sendiri telah berdiri sejak tahun 1920 dan memiliki desain yang menarik, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat di sekitarnya. Munjirin menjelaskan bahwa masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga harus berfungsi sebagai tempat pengembangan masyarakat dan persatuan umat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta akhlak mulia di kalangan umat, agar tercapai cita-cita masyarakat yang adil dan makmur. Dia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Masjid Al-Makmur yang sedang berpartisipasi dalam Lomba Binaul Masjid, berharap masjid tersebut dapat meraih prestasi terbaik dan membanggakan umat Islam di Jakarta Selatan. Ketua Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta, KH Ma'mun Al Ayyubi, menjelaskan bahwa proses penilaian dalam lomba ini mengikuti format yang sama seperti tahun sebelumnya. Tim penilai yang terdiri dari delapan juri akan mengevaluasi masjid berdasarkan tiga kriteria utama yaitu Idaroh (manajemen masjid), Imaroh (program masjid), dan Riayah (penilaian fisik masjid). Ma'mun juga menekankan pentingnya bagi Masjid Al-Makmur untuk terus berkembang dan memberikan manfaat tidak hanya bagi warga sekitar, tetapi juga bagi seluruh komunitas di Jakarta Selatan. ANTARA