AMBON –
**Borneonews - Ambon**, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Maluku berkomitmen untuk meningkatkan layanan penyeberangan demi menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Langkah ini dianggap penting untuk kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat. Kepala BPTD Maluku, Hasan Bisri, menjelaskan bahwa mereka sedang melaksanakan modernisasi terhadap infrastruktur. Upaya ini mencakup peningkatan fasilitas pelabuhan yang terdiri dari pembangunan dermaga yang lebih kuat serta penataan sistem antrean kendaraan yang lebih terorganisir. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang saat melakukan perjalanan. Selanjutnya, BPTD juga memperkenalkan inovasi berupa *sistem tiket elektronik*. Dengan sistem ini, penumpang dapat melakukan pemesanan tiket secara daring, memilih jadwal keberangkatan yang diinginkan, serta memantau status kapal secara real-time. Inovasi ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan. Selain fokus pada infrastruktur dan sistem pemesanan, BPTD Maluku juga melakukan renovasi armada kapal penyeberangan. Kapal-kapal yang saat ini beroperasi telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang lebih nyaman dan telah memenuhi standar keselamatan internasional. Semua langkah ini diambil untuk memastikan bahwa layanan penyeberangan menjadi lebih andal dan memiliki daya saing yang tinggi. Hasan Bisri berharap bahwa peningkatan layanan ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi penumpang, tetapi juga dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah yang dilayani oleh jalur penyeberangan. Ia juga menekankan pentingnya peran Pemerintah Daerah dalam membantu memaksimalkan pelayanan. Salah satu harapannya adalah adanya dukungan dari badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi Maluku terkait alokasi anggaran. “Pemerintah Daerah diharapkan dapat memberikan penyertaan modal. Tanpa kapal yang memadai, layanan penyeberangan tidak bisa beroperasi secara optimal, dan hal ini akan menghambat masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan yang ada,” ungkapnya. Selain itu, BPTD Maluku memusatkan perhatian pada peningkatan konektivitas antarpulau yang diharapkan akan mendukung kemajuan ekonomi provinsi. Program ini dipandang penting, terutama untuk mendorong perdagangan dan pariwisata yang merupakan sektor vital bagi perekonomian lokal. “Dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk memastikan bahwa semua upaya ini berjalan lancar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara maksimal,” terangnya. Mengiringi perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku yang ke-79 pada 19 Agustus 2024, Hasan berharap momentum ini dapat dijadikan sebagai titik awal untuk mendorong pembangunan Maluku agar sejajar dengan provinsi lain di wilayah Indonesia barat maupun tengah. “Melalui berbagai langkah dari BPTD Maluku pada HUT Provinsi, kami berharap ada kemajuan nyata dalam layanan penyeberangan yang bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. ANTARA