MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Pemerintah Kota Makassar, yang terletak di Sulawesi Selatan, sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dengan PT BNI Cabang Makassar untuk mengembangkan kartu identitas keuangan digital yang memiliki fungsi multifungsi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah tersebut. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengungkapkan bahwa kartu yang dimaksud akan menjadi salah satu elemen dari program inovatif Makassar Metaverse. Menurutnya, di era modern ini, semua aspek kehidupan telah bertransformasi menjadi serba digital, yang diharapkan dapat memudahkan berbagai urusan. Ia juga menyoroti bahwa pemerintah pusat terus mendorong sistem pembayaran nontunai, dan solusi tersebut dapat tercapai melalui inisiatif ini. Dikenal dengan sapaan akrab Danny, Pemkot Makassar ini memberikan apresiasi terhadap berbagai program yang dijalankan oleh BNI. Ia berharap agar dinas terkait tidak hanya menginisiasi, tetapi juga segera menindaklanjuti kerja sama ini agar sinergi dengan berbagai pihak dapat terus terjalin dengan baik. "SKPD yang terkait akan segera bergerak untuk mengimplementasikan semua yang telah disepakati dalam kerja sama ini. Sebuah kartu yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk sebagai kartu identitas dan kartu ATM, akan menjadi solusi atas banyak keperluan," tambahnya. Kepala Cabang BNI Makassar, Ichsan Iskandar, dalam pertemuan yang berlangsung dengan Wali Kota, memberikan penjelasan tentang beragam produk yang ditawarkan oleh PT BNI. Ia menjelaskan mengenai produk kartu combo, yang dirancang khusus sebagai kartu identitas bagi ASN dan Pegawai Pemkot Makassar. Kartu ini juga akan memiliki banyak fungsi, seperti kartu debit, *e-money*, dan *tap cash*. Ichsan menjelaskan bahwa selain menjalin hubungan baik dengan Pemkot Makassar, penawaran produk BNI diharapkan dapat disinergikan secara efektif. "Apabila telah mencapai kesepakatan, kartu identitas yang akan dikembangkan ini akan terintegrasi dengan berbagai kebutuhan pegawai dan ASN di Pemkot Makassar," sambungnya. Saat ini, Ichsan menjelaskan bahwa pihaknya masih dalam tahap sosialisasi dan penjajakan. Langkah selanjutnya adalah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memastikan kelancaran kerjasama tersebut. Selain produk kartu identitas tersebut, BNI juga memiliki produk dan fitur lain yang dapat dikolaborasikan dengan Pemkot. "BNI juga menyediakan layanan lain, seperti fasilitas kartu kredit untuk Garuda dan Citilink. Kami menawarkan program kredit pensiun di mana ASN dapat mengajukan kredit lima tahun sebelum pensiun, dengan kemungkinan mendapatkan kredit hingga usia 75 tahun, sehingga mereka dapat merencanakan keuangan mereka lebih baik," jelas Ikhsan lebih lanjut. ANTARA