**Borneonews - Cirebon**, Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) menjalin kerja sama dengan Keraton Kanoman untuk menyelenggarakan sebuah lokakarya yang mengusung tema "Pelestarian Alam, Budaya, dan Penguatan Daya Saing Pasar Keraton Kanoman Cirebon". Kegiatan ini berlangsung di Kampus UI pada hari Selasa, dengan tujuan untuk mendorong pelestarian budaya serta pemberdayaan ekonomi melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua Dewan Guru Besar UI, Prof Harkristuti Harkrisnowo, berharap lokakarya ini dapat berkontribusi dalam melestarikan kebudayaan yang ada di sekitar Keraton serta memberdayakan ekonomi lokal melalui UMKM. "Terima kasih kepada semua mitra yang berpartisipasi dalam kegiatan ini," ungkapnya dalam keterangan resminya.
Prof Harkristuti menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang berlandaskan tri dharma perguruan tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menyatakan, "DGB UI di bawah naungan kampus berkomitmen untuk bersama-sama melestarikan budaya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya di lingkungan Keraton Kanoman Cirebon."
Dalam lokakarya ini, Ratu Raja Arimbi Nurtina, yang merupakan keturunan dari Keraton Kanoman, membagikan pemaparan tentang tradisi yang masih dilestarikan di lingkungan keraton tersebut. "Keraton Kanoman memiliki berbagai tradisi yang tetap terjaga hingga kini, termasuk kesenian tari topeng, ritual *grebeg* Syawal, dan lain sebagainya," jelas Ratu Arimbi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Workshop, Prof M Luthfi Zuhdi, menggarisbawahi pentingnya pelestarian budaya yang dapat memiliki dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan. Selain itu, pelestarian tersebut juga berfungsi untuk memperkuat identitas budaya lokal. Hal ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, yang tercantum dalam *Sustainable Development Goals (SDGs)*, khususnya Nomor 15 tentang *Life on Land* yang berfokus pada perlindungan, pemulihan, dan penggunaan berkelanjutan terhadap ekosistem darat dan laut.
Prof Luthfi menambahkan, "Kegiatan ini juga sejalan dengan SDGs Nomor 11 mengenai *Sustainable Cities and Communities*, yang bertujuan untuk menciptakan kota dan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan."
ANTARA
Pelestarian Budaya dan Ekonomi Melalui Lokakarya di Cirebon
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Komentar (0)
Memuat komentar…







