PONTIANAK –
**Borneonews - Kubu Raya**, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, yang terletak di Kalimantan Barat, tengah meningkatkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan fokus pada pengembangan ekonomi desa melalui penerapan pendekatan ekologis yang berlandaskan skema transfer fiskal. Pendekatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi ekonomi di tingkat desa sambil menjaga kelestarian lingkungan. Staf Ahli Bupati Kubu Raya Bidang Pembangunan, Perekonomian, dan Keuangan, Supriaji, menegaskan bahwa BUMDes di daerah tersebut telah berhasil mengkombinasikan inovasi ekonomi dengan prinsip-prinsip ekologis. Hal ini tampak pada pengelolaan ekowisata dan usaha perhutanan sosial yang dijalankan oleh desa-desa setempat. Melalui langkah-langkah ini, tidak hanya pengembangan usaha yang didorong, tetapi juga upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan lahan kritis yang menjadi perhatian bersama. Lebih lanjut, penerapan skema transfer fiskal berbasis ekologi ini juga berkontribusi dalam meningkatkan status desa dan memperkuat pengarusutamaan gender. Dampaknya, secara tidak langsung kondisi gender di wilayah tersebut mengalami perbaikan, terlihat dari meningkatnya Indeks Ketimpangan Gender (IKG). Skema transfer fiskal yang berbasis pada aspek ekologis ini merupakan inisiatif yang telah diadopsi Kubu Raya sejak tahun 2021. Dalam kerangka kebijakan ini, pendanaan disalurkan dari pemerintah pusat, provinsi, atau kabupaten ke tingkat desa dengan mempertimbangkan kinerja kesehatan lingkungan. Hal ini secara langsung mendorong desa-desa untuk menjaga kelestarian ekosistem sambil berupaya meningkatkan perekonomian lokal. Supriaji menambahkan bahwa skema transfer ini telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengurangan kasus lahan kritis, mengurangi insiden kebakaran hutan dan lahan, serta meningkatkan luas ruang terbuka hijau di Kubu Raya. Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes yang terlibat dalam ekowisata dan usaha perhutanan sosial tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang kerja serta peningkatan pendapatan bagi masyarakat desa. Pencapaian ini menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan dapat direalisasikan melalui sinergi yang harmonis antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Dengan kebijakan ini, Kubu Raya tidak hanya bergerak ke arah kemajuan pembangunan ekonomi, tetapi juga berkomitmen untuk memastikan bahwa pertumbuhan yang dicapai bersifat berkelanjutan dan ramah terhadap lingkungan. Hal ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta ekosistem yang ada di sekitar. ANTARA