JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyelenggarakan Festival Aksi Iklim Generasi Muda Indonesia sebagai langkah untuk meningkatkan literasi serta pemahaman masyarakat mengenai isu iklim dan perubahan iklim. Kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat, terutama kalangan muda. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menekankan pentingnya pengetahuan tentang iklim di tengah masyarakat, khususnya generasi milenial dan Gen Z. Ia menyatakan, “Tantangannya adalah bagaimana meningkatkan pemahaman iklim dan perubahan iklim di kalangan publik, terutama generasi muda, karena mereka adalah generasi yang akan paling terpapar dampak dari perubahan iklim dalam satu atau dua dekade ke depan. Mereka juga memiliki tanggung jawab besar untuk mengambil tindakan yang diperlukan dalam menghadapi isu ini.” Selain meningkatkan pemahaman, BMKG berkomitmen untuk mendorong aksi nyata dalam penanggulangan perubahan iklim melalui berbagai inisiatif mitigasi dan adaptasi. Dwikorita menambahkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan utama dalam menghadapi krisis iklim yang semakin mendesak. “Generasi muda dapat berperan sebagai aktor kunci dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, termasuk melalui pemanfaatan *renewable energy*,” ujarnya. Di zaman yang ditandai oleh kemajuan teknologi dan informasi ini, generasi muda diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam inovasi, kreativitas, dan kolaborasi. Dengan partisipasi dalam inisiatif lingkungan dan aksi pada tingkat lokal maupun global, mereka bisa memberikan kontribusi signifikan untuk memperkuat tindakan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Dwikorita menegaskan, “Mereka tidak hanya akan menjadi pemimpin di masa depan, tetapi saat ini pun mereka telah diakui sebagai pemimpin dalam aksi iklim.” Dengan demikian, BMKG, bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta lembaga pemerintah lainnya, aktif menghimpun kekuatan pemuda melalui penyelenggaraan Festival Aksi Iklim 2024. Festival ini melibatkan pemuda dari berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam aksi nyata terkait perubahan iklim dan menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi pemuda serta komunitas. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi dalam aksi iklim. Dengan pelaksanaan Festival Aksi Iklim Kaum Muda Indonesia 2024, diharapkan akan semakin mendorong inovasi dan kolaborasi dari generasi muda dalam melakukan aksi nyata untuk penyelamatan bumi. Mereka diharapkan dapat menjadi garda terdepan dan memimpin aksi iklim di masa yang akan datang. ANTARA