JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berkolaborasi dengan Badan Zakat Infak Sedekah (Bazis) Kepulauan Seribu telah menyalurkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp207 juta kepada 138 mahasiswa yang berasal dari wilayah tersebut. Dalam pernyataan yang disampaikan di Jakarta, Wakil I Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, KH Nur Alambaktir, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program "Masa Depan Jakarta" (MDJ) untuk tahun 2024. Program ini dihasilkan dari pengumpulan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Seribu, masyarakat, serta kontribusi dari perusahaan swasta. KH Nur Alambaktir menegaskan komitmen pihaknya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan harapan dapat memberikan dampak positif di masa mendatang. Ia menjelaskan bahwa setiap mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan bantuan pendidikan sebesar Rp6 juta per tahun, dengan total dana yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp207 juta. Ia juga menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan mahasiswa. Para penerima bantuan tidak hanya akan memperoleh bantuan finansial, tetapi juga pelatihan komunikasi yang baik, khususnya dalam berhubungan dengan para pengusaha di Kepulauan Seribu. Baznas dan Bazis juga berusaha untuk mengoptimalkan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dari perusahaan, sebagai upaya untuk memberikan manfaat sosial bagi umat. Alawi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Kepulauan Seribu, menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan ini secara maksimal. Dia berharap mahasiswa yang menerima bantuan dapat berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan meningkatkan kesejahteraan di lingkungan sekitar. Sebelumnya, Baznas-Bazis Kabupaten Kepulauan Seribu telah menargetkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp5,5 miliar pada tahun 2024. Pada tahun 2023, pengumpulan ZIS telah mencapai Rp2,74 miliar, di mana Rp2,61 miliar dari jumlah tersebut telah disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program bantuan yang ada. ANTARA