JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Komisi Nasional Disabilitas (KND) telah secara resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong yang terletak di Papua Barat Daya. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui keberadaan Unit Layanan Disabilitas (ULD) di lingkungan kampus tersebut. Sebelumnya, Unimuda telah melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan KND, yang kini berfungsi sebagai institusi pengelola ULD. Unit ini dirancang khusus untuk memberikan layanan dan fasilitas yang dibutuhkan oleh penyandang disabilitas, memastikan bahwa mereka mendapatkan akses yang sama dalam pendidikan tinggi. Kikin Tarigan, seorang komisioner dari KND, menyatakan bahwa perguruan tinggi sebagai entitas akademis independen memiliki peran penting dalam melaksanakan Tridharma. Dengan demikian, institusi pendidikan dapat terlibat dalam kajian, penelitian, serta pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada pemetaan masalah, potensi, dan solusi untuk menghormati, melindungi, serta memenuhi hak-hak penyandang disabilitas, terutama di Kabupaten Sorong. Kontribusi akademis yang diberikan oleh perguruan tinggi diharapkan dapat bermanfaat bagi pemerintah dan berbagai pemangku kebijakan serta *stakeholder* yang terlibat dalam isu ini. Kikin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak. Ia mengapresiasi respons positif dari para pemangku kepentingan di Sorong, termasuk rektor Unimuda dan berbagai organisasi keagamaan. Diskusi pemenuhan hak disabilitas yang diadakan sebelumnya menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk bekerja sama demi mempercepat pencapaian hak-hak tersebut, terutama di kawasan kepulauan Papua. Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Rustamadji, juga menjelaskan tantangan dalam memenuhi hak pendidikan bagi penyandang disabilitas di tingkat perguruan tinggi. Namun, ia menegaskan komitmen Unimuda untuk terus mendukung pemenuhan hak-hak tersebut. Dengan adanya mahasiswa penyandang disabilitas dan ULD yang telah dibentuk, kampus bertekad untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan bagi semua mahasiswa. ANTARA