PADANG –
**Borneonews - Padang**, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memprediksi bahwa sebanyak 15 cabang olahraga berpotensi meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Event ini akan dihelat di Aceh dan Medan, Sumatera Utara. Ketua KONI Sumbar, Ronny Pahlawan, menyampaikan bahwa proyeksi tersebut mencakup berbagai cabang olahraga, di antaranya kempo, taekwondo, tarung derajat, hapkido, dan barongsai. Sebelumnya, pada PON XX yang berlangsung di Papua, kontingen dari Ranah Minang berhasil membawa pulang delapan medali emas. Total, kontingen tersebut mengumpulkan 38 medali yang terdiri dari delapan emas, 12 perak, dan 18 perunggu, sehingga menempatkan Sumbar pada peringkat 15 di klasemen. Meskipun meramalkan potensi emas untuk 15 cabang olahraga, Ronny mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin menjadikan target medali emas sebagai fokus utama untuk PON XXI. Namun, ia optimis bahwa cabang-cabang tersebut memiliki kemampuan untuk meraih medali emas bagi Provinsi Sumbar. Dalam kesempatan ini, Ronny juga menjelaskan bahwa hingga sekarang, belum ada kontingen yang berangkat dari Provinsi Sumbar ke Aceh atau Kota Medan. Namun, terdapat tiga cabang olahraga yang sudah dilepas, yakni Federasi Aero Sport Daerah (Fasida), dayung, dan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumbar, yang dijadwalkan akan berangkat pada tanggal 21 Agustus. Lebih jauh, Ronny berharap adanya penyelesaian yang baik terhadap isu anggaran pembinaan atlet yang saat ini sedang dihadapi, terutama yang terjadi di Federasi Arung Jeram Indonesia (Faji) Provinsi Sumbar. Ia khawatir bahwa polemik terkait anggaran tersebut dapat mengganggu fokus atlet saat bertanding di arena PON XXI. Apalagi, atlet yang berasal dari luar Kota Padang tentunya harus menanggung biaya untuk makan dan transportasi selama periode persiapan menuju event bergengsi tersebut. ANTARA