BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menyiapkan 555 formasi, yang terdiri dari 457 formasi tenaga teknis dan 98 formasi tenaga kesehatan pada tahun 2024.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalteng, Lisda Arriyana mengatakan, bahwa dari 555 formasi tersebut pihaknya mengalokasikan 20 persen untuk disabilitas.
“Untuk aturan sama dengan tahun sebelumnya. Tidak ada istilah diringankan, semua sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya di Palangka Raya, baru baru ini.
Menurut Lisda, dalam seleksi CPNS ini tidak ada jalur khusus termasuk bagi tenaga honorer. Semua peserta wajib mengikuti seluruh ketentuan dan rangkaian seleksi seperti yang telah ditetapkan penyelenggara.
“CPNS dari Kalimantan Tengah juga bersaing dengan peserta dari luar, sehingga tidak ada jalur khusus. Jadi tidak ada perlakuan khusus untuk peserta tertentu,” tegasnya.
Lisda menyarankan, kepada pemuda-pemudi di Kalimantan Tengah yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan ini, mengingat rekrutmen CPNS belum dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
Ia juga menekankan bahwa seleksi CPNS kali ini dilakukan secara murni tanpa adanya korupsi, kolusi, atau nepotisme, dengan sistem seleksi menggunakan Computer Assisted Test (CAT). (HERMAWAN DP/H)









