JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan dorongan kepada mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk berani mengambil peran sebagai agen perubahan. Ia mengajak mereka untuk tidak hanya mengikuti arus, tetapi juga menerobos batasan-batasan yang ada demi mencapai kemajuan bagi bangsa. Dalam pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Sosial, Risma menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa melalui karya dan inovasi mereka. Ia mengungkapkan bahwa tanpa adanya perubahan, kemajuan tidak akan tercapai. “Tanpa karya dan inovasi dari kalian, kita akan terjebak dalam keadaan yang sama, seolah-olah kita dijajah kembali,” tegas Risma. Lebih lanjut, Risma menyoroti bahwa prestasi tidak terbatas pada bidang akademik saja. Mahasiswa juga diharapkan aktif dalam bidang sosial dan olahraga, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat. Ia mendukung penuh semua bentuk prestasi yang dapat membawa perubahan. Kementerian Sosial juga mempersembahkan Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), yang bertujuan untuk memberdayakan keluarga tidak mampu. Program ini memberikan pelatihan kewirausahaan, modal usaha, serta pengetahuan mengenai literasi keuangan, pengemasan, dan pemasaran. Risma mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 31.000 peserta PENA yang telah mencapai kemandirian ekonomi, sehingga mereka dapat lulus dari status sebagai penerima bantuan sosial. Di samping itu, Risma menawarkan semangat kepada mahasiswa penyandang disabilitas untuk terus berkarya. Ia memberikan contoh inspiratif dari penerima manfaat Kemensos asal Pekalongan bernama Gading, yang meskipun mengalami keterbatasan fisik, berhasil meraih kemandirian setelah mendapatkan bantuan motor roda tiga dari kementerian untuk usahanya berjualan minuman. Gading yang awalnya hanya memperoleh pendapatan Rp 500.000 per hari, kini mampu menghasilkan hingga Rp 1,1 juta per hari setelah menerima dukungan tersebut. “Tidak ada yang tidak mungkin. Semua itu tergantung pada kemauan kita. Mari kita tetap semangat dan kerja keras. Jangan biarkan kata menyerah atau capek menghentikan langkah kita. Bangkitlah, karena hanya kalian yang dapat mengubah hidup kalian,” ungkap Risma. Selain itu, Mensos Risma berkomitmen untuk menyediakan alat bantu bagi mahasiswa baru Unesa yang memiliki disabilitas. Ini bertujuan untuk mempermudah aktivitas sehari-hari mereka serta mendukung proses belajar mengajar di kampus. ANTARA