BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Sebanyak 2.838 siswa yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Tangerang, Banten, berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan penanganan kedaruratan bencana. Kegiatan ini merupakan simulator yang diadakan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di masa depan. Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya mitigasi bencana untuk generasi muda. Ia menjelaskan bahwa bencana tidak mungkin sepenuhnya dicegah. Namun, dengan persiapan yang baik, dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan. "Melalui simulasi ini, kami bertujuan mengedukasi anak-anak mengenai tindakan yang perlu dilakukan serta yang sebaiknya dihindari saat bencana terjadi. Kami berharap hal ini dapat menumbuhkan budaya mitigasi yang kuat dalam diri mereka, yang kemudian dapat menyebar kepada keluarga dan masyarakat sekitar," ujar Nurdin saat kegiatan yang berlangsung di Sekolah Mutiara Bangsa 1, Cipondoh. Lebih lanjut, Nurdin menyampaikan bahwa simulasi ini juga bertujuan untuk membekali semua pihak di lingkungan sekolah agar siap menghadapi kemungkinan bencana. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang untuk memperkuat keberadaan relawan kebakaran serta meningkatkan proses pencegahan kebakaran dan bencana. "Melalui upaya mitigasi yang berkesinambungan, kami berharap akan terbangun kesadaran kolektif di masyarakat tentang pentingnya persiapan menghadapi bencana, terutama mengingat tingkat kerawanan bencana di wilayah kita yang terbilang tinggi," paparnya. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam membangun komunitas yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. "Dengan kesadaran bersama dan persiapan yang matang, kami berharap dapat meminimalkan jumlah korban jiwa serta dampak yang ditimbulkan oleh bencana jika hal itu terjadi," tutup Nurdin. ANTARA