BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng mengingatkan perlunya berkaca pada pengalaman dalam menghadapi potensi Karhutla.
“Kita semua harus terus belajar dari pengalaman setiap tahun dalam menghadapi karhutla, sehingga semakin baik,” ungkapnya saat Rakor di Palangka Raya, Selasa, 20 Agustus 2024.
Ia menyampaikan berkaca pada tahun 2023, salah satu pengalaman paling berharga adalah upaya pengendalian karhutla dilaksanakan lebih awal menjelang musim kemarau.
Dengan begitu, persiapan Sumber Daya Manusia (SDM), anggaran dan sarana prasarana (sarpras) bisa dilaksanakan lebih awal.
Maka ketika mulai terjadi karhutla, sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan penanggulangan karhutla semuanya sudah siap.
“Oleh sebab itu, pada tahun 2024 ini upaya pengendalian karhutla semakin baik dalam perencanaan operasinya,” sebut Toyib.
Langkah yang dilakukan dengan melaksanakan perencanaan bersama-sama dalam penentuan daerah sasaran operasi pengendalian dan penanggulangan karhutla.
“Khususnya dalam penentuan lokasi Pos Lapangan yang diaktivasi oleh Satgas Pengendali Karhutla Provinsi Kalteng,” bebernya. (HERMAWAN DP/H)









