BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekolah Dasar (SD) Negeri 5 Langkai di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Palangka Raya diduga dibakar. Tiga ruangan yakni ruang Agama Islam, Kristen dan olahraga ludes dilalap api.
Kondisi terparah terlihat di bagian ruang Agama Islam yang letaknya paling ujung kanan. Atap berkonstruksi multiroof runtuh dan meludeskan seisi barang dalam ruangan itu.
Sedangkan di dua ruang sisanya hanya meludeskan barang dalam ruangan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/6/2016) sekitar pukul 19.00 WIB.
Menurut penjaga sekolah Ada Nigo Hayo, 27, awal mula dirinya mengetahui kebakaran setelah mendengar suara pukulan tiang listrik berulang kali.
Dia kemudian keluar dan melihat api berkobar. "Yang terbakar itu tiga ruangan. Agama Islam, Kristen dan olahraga. Api saya lihat sudah di bagian atap ruang Agama Islam," kata Hayo kepada wartawan, Minggu (26/6/2016).
Begitu ia mengetahui terbakar, dia berlari menuju motor dengan maksud mendatangi petugas pemadam kebakaran. Namun warga setempat mengatakan sudah dihubungi.
Sesaat kemudian, petugas pemadam kebakaran berdatangan. Termasuk sejumlah aparat dan pihak Dinas Pedidikan juga meninjau langung kejadian tersebut.
"Awalnya saya mau menyelamatkan barang dalam ruangan, tapi karena api sudah membesar, saya ditarik warga," ungkapnya.
Dia menduga jika tiga bangunan yang ludes itu akibat dibakar. Dugaan ini karena deretan ruangan tidak ada kabel litriknya.
Hanya saja, bagian ujung belakang ruang olahraga dipasang kabel dan bolam untuk penerangan. Namun pada saat kebakaran, sumber api berasal dari ruang Agama Islam atau ruang yang tidak ada arus listriknya. Tidak hanya itu, dugaan kuat lainnya yakni pada saat kebakaran, lampu di ujung itu masih menyala.
"Ini pasti dibakar. Karena pada saat terbakar, lampu diujung masih menyala. Cuma siapa yang membakarnya kita tidak tahu. Kita serahkan semuanya ke penyidik kepolisian," tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Pahandut AKP Ani Maryani mengatakan penyebab kejadian masih dalam penyelidikan. "Unit Identifikasi Polres dan Polda melaksanakan olah TKP. Lokasi sementara ini masih status Quo," ucap Kapolsek. (BUDI YULIANTO/m)








