BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Arena olahraga anggar yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut telah dinyatakan memenuhi standar yang ditetapkan. Hal ini disampaikan oleh *Technical Delegate* (TD) anggar, Hans Nayoan, yang mengungkapkan bahwa lokasi tersebut terletak di Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, dan sudah siap untuk dipergunakan dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada September 2024. Hans Nayoan menjelaskan bahwa pembangunan arena anggar di kompleks tersebut hampir sepenuhnya selesai, dengan hanya menyisakan pekerjaan minor di bagian halaman gedung. Saat ini, timnya juga tengah melaksanakan *test event* sebagai bagian dari uji coba untuk PON XXI Aceh-Sumut. Kegiatan ini dilakukan oleh Panitia Besar (PB) PON wilayah Aceh untuk memastikan semua aspek teknis, fasilitas, dan peralatan siap sebelum acara utama. Menurut Hans, pelaksanaan uji coba ini sangat penting agar tim penyelenggara bisa mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi kekurangan dalam proses penyelenggaraan. Melalui uji coba ini, diharapkan semua kendala dapat diatasi sehingga pelaksanaan PON XXI bisa berjalan dengan baik dan lancar. Hans menambahkan bahwa dalam simulasi ini, berbagai aspek akan dievaluasi, termasuk kesiapan *piste*, pelaksanaan upacara penghormatan pemenang (UPP), serta menjaga kebersihan. Ia menekankan bahwa kesalahan yang terjadi saat simulasi bukanlah masalah, melainkan kesempatan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan di masa mendatang. Dalam ajang PON XXI, arena anggar akan memiliki enam *piste* atau lapangan yang diperuntukkan bagi babak penyisihan, serta satu *piste* utama khusus untuk pertandingan final setiap nomor. Ia menjelaskan bahwa *piste* final akan membawa peralatan dari Jakarta, dilengkapi dengan lampu di bawahnya untuk memberikan pencahayaan yang lebih fokus dan khusus hanya untuk pertandingan final, sehingga memberikan kesan yang lebih mewah. Pada PON XXI nanti, cabang olahraga anggar akan mempertandingkan 12 nomor untuk kategori putra dan putri, dengan tiga jenis senjata, yaitu floret, sabel, dan degen. Uji coba ini juga diikuti oleh atlet dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, serta atlet dari Provinsi Sumatera Utara dan Kepulauan Riau. Beberapa di antaranya merupakan atlet yang sedang dipersiapkan untuk berlaga di PON XXI, serta atlet terbaik yang mewakili daerah-daerah di Aceh. ANTARA