SAMARINDA –
**Borneonews - Balikpapan**, Kapal *Pinisi Kita Nusantara* telah memulai pelayarannya menyusuri Teluk Balikpapan menuju Ibu Kota Nusantara, yang merupakan ibu kota baru Indonesia. Kegiatan ini dihadirkan sebagai salah satu bentuk wisata bahari di Kota Balikpapan, yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur. Menurut Achmad Aldri, penggagas dari proyek wisata bahari ini, pelayaran menggunakan kapal *Pinisi Kita Nusantara* masih dalam tahap uji coba hingga akhir tahun ini. Proses uji coba dilakukan dengan merapat di Pelabuhan Sendi Jaya Putra yang terletak di Kecamatan Balikpapan Barat. Dalam satu perjalanan, kapal ini menempuh waktu sekitar empat jam untuk menjelajahi Teluk Balikpapan. Salah satu tujuan utama pelayaran ini adalah Jembatan Pulau Balang, yang berfungsi sebagai penghubung antara Kota Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara. Dalam pelayaran ini, kapal akan berhenti selama 10 menit di lokasi tersebut, memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk mengabadikan momen berharga dengan latar belakang jembatan yang megah. Achmad Aldri menjelaskan bahwa tarif untuk pelayaran ini bervariasi tergantung pada hari, berkisar antara Rp199 ribu hingga Rp249 ribu, dan saat ini terdapat subsidi untuk pengunjung. Pelayaran dilakukan satu kali sehari, yang dimulai pada sore hari sekitar pukul 16.00 WITA. Wisata bahari ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, Pemerintah Kota Balikpapan, serta Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Kapal *Pinisi Kita Nusantara* sendiri berasal dari Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Kapal ini memiliki panjang 28 meter dan lebar 5,75 meter, dengan kecepatan maksimal sembilan knot. Namun, untuk kenyamanan wisatawan, kapal berlayar pada kecepatan tiga knot. Cokorda Ratih Kusuma, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan, menyatakan bahwa berdasarkan pengalaman, wisatawan akan disambut layaknya keluarga di atas kapal. Selain itu, perjalanan melalui jalur laut ini dapat mempersingkat waktu tempuh menuju Ibu Kota Nusantara. Berdasarkan informasi dari Thomas Umbu, Deputi Bidang Perkembangan Pembangunan OIKN, pelayaran dengan *Pinisi Kita Nusantara* tidak hanya menawarkan pengalaman wisata yang menarik, tetapi juga menjadi alternatif yang efisien untuk menuju ibu kota baru Indonesia, sehingga wisatawan dapat memaksimalkan waktu kunjungan mereka. ANTARA