**Borneonews - Banda Aceh**, Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan tim dari *Findo Investor Berhad* yang mewakili para investor asal Malaysia. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mengeksplorasi peluang kerja sama strategis dalam berbagai sektor investasi yang akan saling menguntungkan.
Dalam keterangan yang disampaikan Bustami di Banda Aceh, dia menyatakan bahwa titik fokus dari diskusi tersebut adalah untuk mencari peluang kolaborasi di beragam bidang yang berkaitan. Pertemuan ini melibatkan representasi dari berbagai sektor, termasuk peternakan, transportasi udara, dan pemberdayaan kreativitas generasi muda.
Aceh dikenal memiliki sumber daya alam yang kaya, termasuk dalam produksi pangan yang berbasis pada hasil ternak. Bustami menyoroti potensi besar ini sebagai momen penting dalam usaha mengembangkan industri peternakan di daerah ini. Pengembangan tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan ketahanan pangan lokal.
Dalam hal transportasi udara, pertemuan tersebut juga membahas potensi Aceh sebagai pintu gerbang untuk penerbangan internasional, khususnya untuk rute penerbangan Aceh menuju Arab Saudi. Rute penerbangan antara Indonesia dan Arab Saudi ini diketahui memiliki frekuensi tinggi, terutama dalam konteks penerbangan untuk umrah dan haji. Aceh pun dipandang sebagai titik strategis dalam jaringan penerbangan internasional.
Bustami menegaskan bahwa Aceh memiliki posisi yang sangat strategis, terletak di bagian paling barat Indonesia, yang menghadap langsung ke Samudra Hindia dan Selat Malaka. Kedua jalur ini merupakan rute perdagangan internasional yang sangat penting untuk keberlangsungan ekonomi.
Dia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung siapa saja yang ingin berinvestasi dan membangun Aceh dengan pendekatan yang profesional serta bertanggung jawab. Bustami menjanjikan akan mempercepat proses perizinan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia mengajak para investor untuk mengikuti prosedur yang ada sehingga segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik.
Lebih lanjut, Bustami menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak dalam mewujudkan pembangunan di Aceh. "Kami tidak dapat membangun Aceh sendirian. Mari kita bekerjasama untuk memajukan daerah ini," tutupnya, memberikan harapan untuk kolaborasi yang lebih erat dalam membangun masa depan Aceh.
ANTARA
Peluang Kerja Sama Strategis Aceh dengan Investor Malaysia
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Komentar (0)
Memuat komentar…







