JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menegaskan bahwa Hari Juang Polri, yang diperingati pada Rabu, 21 Agustus, bukan sekadar ajang untuk mengenang jasa para polisi istimewa, tetapi juga berfungsi sebagai momen refleksi untuk meneruskan semangat perjuangan mereka. Dalam penjelasannya, Sandi menyampaikan, "Peringatan Hari Juang Polri seharusnya tidak hanya diisi dengan mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga merenungkan langkah-langkah yang dapat diambil untuk melanjutkan semangat perjuangan mereka dalam konteks yang lebih kontemporer." Mantan Kapolrestabes Surabaya ini menjelaskan bahwa ada banyak upaya yang dapat dilakukan untuk meneruskan perjuangan Inspektur Kelas I Mohammad Jasin dan rekan-rekan polisi istimewanya. Salah satu hal penting adalah memperkuat institusi Polri sehingga mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan efektif demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sandi menambahkan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan beberapa langkah strategis, di antaranya adalah peningkatan kapasitas dan kompetensi personel. "Melalui pendidikan dan pelatihan yang memadai, anggota Polri akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan keamanan yang terus berkembang, serta dapat melindungi seluruh lapisan masyarakat dengan lebih baik," ungkapnya. Ia juga menyoroti pentingnya modernisasi dan pemanfaatan teknologi yang bisa mendukung operasional kepolisian. Menurutnya, Polri yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban masyarakat harus terus beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Kerja sama dan sinergisitas dengan *stakeholder*, lembaga masyarakat, serta masyarakat luas juga sangat diperlukan. Sandi menekankan bahwa Polri tidak bisa menjalankan tugasnya sendirian tanpa dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. "Selain memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat, anggota kepolisian juga harus aktif turun ke lapangan untuk mendengarkan serta merespons keluhan dan masukan dari masyarakat dengan respons yang cepat dan efektif," tuturnya. Oleh karena itu, Sandi mengajak seluruh personel Polri untuk menjadikan Hari Juang Polri sebagai momentum untuk mengingat kembali komitmen mereka dalam melayani dan melindungi masyarakat. "Dengan semangat yang diturunkan oleh para pendahulu kita, mari bersama-sama kita berjuang untuk memperkuat institusi Polri dan meningkatkan citranya di mata masyarakat." Perlu dicatat bahwa Hari Juang Polri akan diperingati untuk pertama kalinya pada Rabu, 21 Agustus 2024. Korps Bhayangkara berencana menggelar upacara di Monumen Perjuangan Polri yang terletak di Kota Surabaya, yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB. Tanggal 21 Agustus 1945 merupakan peristiwa bersejarah saat Inspektur Kelas I Mohammad Jasin membacakan teks Proklamasi Polisi. Momentum tersebut memicu semangat anggota polisi untuk mendukung dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia melalui perlawanan terhadap kedatangan Sekutu, hingga terjadinya peristiwa 10 November 1945 dan perlawanan terhadap penjajahan Belanda serta Jepang di berbagai wilayah. ANTARA