BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Panitia cabang olahraga tenis menyampaikan bahwa arena yang digunakan untuk pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut telah memenuhi syarat untuk digunakan. Hasil dari *test event* menunjukkan bahwa kondisi lapangan sudah baik, dan saat ini atlet hanya perlu melakukan penyesuaian. Ketua Panitia PON 2024 untuk cabang tenis, Teuku Taufan Maulana Pribadi, mengungkapkan bahwa sampai saat ini tidak ada kendala yang dihadapi terkait dengan lapangan. "Atlet tinggal melakukan penyesuaian dengan lapangan, dan sejauh ini respons yang kami terima sangat positif," ujarnya di Banda Aceh. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Teuku Taufan di tengah pelaksanaan *test event* PON Aceh-Sumut untuk cabang tenis, yang berlangsung di kompleks Stadion Harapan Bangsa. Menjelang pelaksanaan Pekan PON XXI, pengurus besar PON wilayah Aceh melakukan simulasi untuk empat cabang olahraga yang akan diperlombakan di Aceh. Simulasi tersebut dijadwalkan berlangsung dari tanggal 18 hingga 21 Agustus 2024. Empat cabang olahraga yang terlibat dalam *test event* ini meliputi Basket 5x5, Tenis, Tarung Derajat, dan Anggar. Teuku Taufan menjelaskan bahwa meskipun masih ada beberapa perbaikan yang perlu dilakukan pada lapangan, progres pengerjaannya sudah sangat baik. Namun, atlet perlu beradaptasi dengan lapangan baru yang dilapisi karet, yang memberikan karakteristik berbeda dalam hal kelenturan dan pantulan bola dibandingkan dengan lapangan latihan sebelumnya. "Arena tenis ini sudah siap 97 persen. Lapangan sudah dalam keadaan baik, hanya ada beberapa bagian yang masih dalam tahap *finishing*," lanjutnya. Dalam *test event* ini, panitia melibatkan sebanyak 48 atlet yang akan berkompetisi dalam empat kategori, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri. Atlet-atlet tersebut berasal dari berbagai daerah, dengan perwakilan dari Kabupaten Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Barat, Langsa, Banda Aceh, dan Aceh Besar. Tidak hanya atlet dari Aceh, panitia juga mengundang atlet dari Jakarta dan Sumatra Utara untuk berpartisipasi dalam simulasi ini. "Hingga kini, semua atlet berlatih dengan semangat dan antusiasme yang tinggi," tutup Teuku Taufan. ANTARA