**Borneonews - Banjarmasin**, PT Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih yang beroperasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, secara rutin melaksanakan pembersihan pada *Pulsator* di Instalasi Pengolahan Air (IPA) I Ahmad Yani. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kualitas air yang diterima pelanggan tetap terjaga dengan baik.
Pembersihan *Pulsator* dilakukan setiap dua bulan sekali dan merupakan bagian dari upaya PAM Bandarmasih untuk memberikan layanan air bersih kepada masyarakat. Ahmad, Supervisor Perawatan di IPA I, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan ditujukan untuk membersihkan ketiga *Pulsator* secara menyeluruh.
"Karena ada tiga *Pulsator*, pembersihan dilakukan satu per hari," ujar Ahmad di Banjarmasin. Meskipun proses pembersihan berlangsung, Ahmad menegaskan bahwa pelanggan tidak akan merasakan gangguan dalam aliran air bersih. Distribusi air tetap berjalan normal, berkat dukungan dari IPA II Pramuka.
Di sisi lain, PAM Bandarmasih juga sedang menangani perbaikan kebocoran pada pipa PVC berukuran 630 mm yang terletak di Jalan A Yani, tepatnya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, di samping halte bus. Murjani SE, Supervisor Humas PAM Bandarmasih, menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan perbaikan pipa tersebut, perusahaan akan menghentikan operasional pompa air.
Penghentian aliran pompa rencananya dilaksanakan pada hari Senin, 19 Agustus, dengan waktu off selama sekitar 10 jam, dimulai dari pukul 20.00 WITA hingga 06.00 WITA keesokan harinya. Murjani mengingatkan bahwa selama perbaikan pipa, pendistribusian air bersih kepada pelanggan akan terhenti sementara waktu.
Melalui langkah-langkah ini, PAM Bandarmasih berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan air bersih demi kenyamanan pelanggannya.
ANTARA
PAM Bandarmasih Rutin Bersihkan Pulsator untuk Kualitas Air
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
Komentar (0)
Memuat komentar…







