**Borneonews - Gorontalo** Pemerintah daerah di Gorontalo Utara diharapkan untuk memberikan perhatian lebih kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang berpotensi menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD). Permintaan ini disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Gustam Ismail, yang menegaskan pentingnya peningkatan PAD untuk mencapai kemandirian fiskal wilayah.
Gustam menyatakan bahwa langkah konkret yang perlu diambil oleh pemerintah daerah adalah mengalokasikan anggaran secara tepat untuk OPD yang berkontribusi terhadap PAD. Dirinya menekankan bahwa fokus anggaran harus merupakan prioritas, sehingga setiap alokasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OPD.
Sebagai contoh, Gustam mengungkapkan perlunya pendanaan yang memadai untuk Dinas Pariwisata. Dinas ini diketahui memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan PAD, khususnya melalui kolaborasi dengan investor. Maka dari itu, alokasi anggaran yang mendukung aktivitas promosi dan pengembangan sektor pariwisata sangat diperlukan, agar inisiatif tersebut berjalan tanpa hambatan.
Berdasarkan data dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Gorontalo, potensi pendapatan yang dapat diraih oleh kabupaten ini mencapai angka Rp50 miliar. Oleh karena itu, Gustam menekankan pentingnya bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan upaya tersebut dengan memberikan dukungan yang cukup kepada OPD yang berperan dalam mengelola sumber-sumber penerimaan.
Ia juga menambahkan, jika alokasi anggaran untuk OPD yang bertanggung jawab terhadap penerimaan daerah terlalu kecil, akan sulit bagi mereka untuk berinovasi. Hal ini menjadi krusial, mengingat tidak mungkin bagi mereka untuk menggunakan dana pribadi dalam menjalankan tugas tersebut. Gustam mengharapkan adanya keseriusan dari pemerintah daerah untuk lebih mengurusi OPD yang menghasilkan PAD, sehingga daerah tidak lagi sepenuhnya bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.
Menjelang akhir masa jabatannya di DPRD Gorontalo Utara, Gustam berharap bahwa pemerintah daerah ke depan dapat maksimal dalam mendorong pertumbuhan PAD, dengan target pendapatan yang lebih dari Rp35 miliar per tahun. Ia percaya bahwa dengan langkah-langkah yang tepat, perubahan signifikan dapat tercipta dalam pemerintahan yang akan datang pada tahun 2025.
Dalam kesempatan yang sama, Penjabat Bupati Gorontalo Utara, Sila Botutihe, menyatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya dalam mengelola PAD dengan lebih baik. Fokus ini diarahkan pada peningkatan program dan kegiatan yang dapat mengembangkan sumber penerimaan daerah.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berusaha untuk menggali potensi penerimaan yang ada di sektor pajak dan retribusi. Di samping itu, pendataan potensi penerimaan terus dilakukan, serta peluang investasi, terutama di sektor pariwisata, terus dibuka untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh daerah.
ANTARA
DPRD Gorontalo Utara Minta Fokus pada Optimalisasi PAD
Bagikan:

GORONTALO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







