JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan target kedatangan wisatawan dan upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, setiap langkah untuk mendorong kunjungan wisatawan ke situs-situs bersejarah, seperti Candi Borobudur, harus disertai dengan strategi pelestarian yang matang guna menciptakan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Lestari, yang akrab disapa Rerie, menjelaskan bahwa kerja sama yang dijalin antara PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai InJourney, dengan Thai Airways bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Yogyakarta dan Candi Borobudur. Kerjasama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan wisata spiritual, yang pada gilirannya akan memperkuat pengembangan destinasi pariwisata potensial di Indonesia, terutama di wilayah Jawa Tengah. Dia menambahkan, secara keseluruhan di Asia Tenggara terdapat lebih dari 120 juta penganut agama Buddha, dengan 64 juta orang atau sekitar 53 persen di antaranya berasal dari Thailand. Angka yang signifikan ini menunjukkan potensi besar untuk mendatangkan wisatawan dari negara-negara tersebut. Namun, Rerie juga mengingatkan bahwa keberhasilan pemasaran pariwisata nasional harus dibarengi dengan kesiapan dari kawasan dan objek wisata yang ada. Destinasi wisata harus dipersiapkan secara holistik, mulai dari kemampuan para pengelola hingga aspek pelestarian objek dan lingkungan sekitarnya. Dia menekankan pentingnya perhatian penuh terhadap kelestarian objek wisata yang memiliki daya tarik arsitektur dan benda cagar budaya. Sebagai anggota Komisi X DPR RI, dia berharap semua pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah, dapat berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan sejumlah kawasan wisata agar pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dapat direalisasikan. ANTARA