BORNEONEWS, Kasongan - Camat Mendawai Suyoto mengeluhkan kondisi jalan di wilayahnya saat menyambut rombongan safari Bupati Ahmad Yantenglie di Desa Mekar Tani Kecamatan Mendawai, Sabtu (25/6/2016).

Dalam kesempatan itu, Suyoto atas nama warga Desa Mekar Tani khususnya dan Kecamatan Mendawai umumnya, berharap adanya perhatian Pemkab Katingan memperbaiki jalan poros antara Desa Mekar Tani menuju Desa Mendawai. 

"Meski hanya berjarak sekitar empat kilometer atau sekitar 15 menit naik sepeda motor, tapi kondisi jalan darat yang ada satu-satunya dari Mekar Tani ks Mendawai ini sangat memprihatinkan sebab jalan yang sebelumnya disemen ini banyak lubangnya," katanya di Masjid Baiturahman Desa Mekar Tani.

Bahkan dia menggambarkan saat rombongan Bupati Tenglie merasakan sulitnya naik sepeda motor ke Mekar Tani dan Mendawai itu.

"Seperti bapak bupati lihat sendiri, jalan ini merupakan alternatif yang tiap hari digunakan, baik warga maupun pelajar untuk bersekolah ke Mendawai. Saya berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalan ini," katanya.

Selain itu, pada tahun 2016 ini Desa Mekar Tani mendapat juara pertama dalam lomba desa tingkat Kabupaten Katingan. Atas prestasi itu salah satu desa transmigrasi ini bakal mewakili Katingan dalam lomba serupa ditingkat Provinsi Kalteng.

"Wilayah Mendawai tahun ini mendapat program cetak sawah sekitar 600 hektar dan sudah terealisasi sekitar 80 persen. Semoga program ini membawa kesejahteraan bagi masyarakat Mendawai, terlebih dengan terbukanya akses jalan dari Hampangen ke depan," imbuh Suyoto.

Dalam kesempatan itu Bupati Ahmad Yantenglie mengatakan masyarakat Desa Mekar Tani dan juga Mendawai jangan khawatir karena pemerintah terus berupaya membuka akses jalan darat ini.

Kepada masyarakat di Kecamatan Mendawai ia mewanti-wanti agar mulai bersiap menyambut terhubungnya akses jalan Hampangen - Mendawai sepanjang 126 Km itu.

"Kabar baik itu jangan hanya dibicarakan saja, tapi mulai merencanakan peluang usaha apa yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang perekonomian masyarakat di sini," kata Bupati Tenglie. (ABDUL GOFUR/m)