GORONTALO –
**Borneonews - Kabupaten Gorontalo**, Sebanyak 24 tim bola voli, yang terdiri dari 17 tim putra dan 7 tim putri, berpartisipasi dalam turnamen bola voli yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Proklamasi. Event ini berlangsung di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, yang memberikan keterangan di Gorontalo pada hari Selasa, menjelaskan bahwa kegiatan olahraga di daerah tersebut semakin berkembang, seiring dengan banyaknya lomba yang diadakan. “Alhamdulillah, meskipun saya berada di akhir masa jabatan, perhatian pemerintah terhadap olahraga tetap terjaga. Beberapa waktu lalu, kami telah menyelenggarakan pertandingan sepak bola, dan kini kami melanjutkan dengan turnamen bola voli. Masih banyak agenda lainnya yang bertujuan untuk memajukan dunia olahraga di daerah kami,” papar Nelson. Nelson juga menambahkan bahwa penyelenggaraan acara olahraga ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga, menjaga kesehatan masyarakat, serta meningkatkan produktivitas dan semangat kerja di kalangan masyarakat. Ia menyampaikan kebanggaan atas tingginya antusiasme tim yang mendaftar untuk berpartisipasi dalam turnamen bola voli tersebut. Ketua panitia pelaksana turnamen, Jayusdi Rivai, turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan yang akan berlangsung selama 15 hari ini. “Alhamdulillah, antusiasme dari peserta sangat tinggi. Dalam perencanaan awal, kami memperkirakan hanya ada delapan tim, namun pada akhirnya muncul tambahan enam tim dari Kabupaten Bone Bolango, dua tim dari Kota Gorontalo, dan dua tim lagi dari Kabupaten Gorontalo Utara. Ini adalah suatu kebanggaan bagi Pengurus Besar Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Gorontalo,” ujarnya dengan penuh semangat. Pembukaan turnamen bola voli untuk merayakan HUT Proklamasi ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Haris Tome, Ketua PBVSI Kabupaten Gorontalo, Fory Naway, perwakilan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi, serta pihak kepolisian setempat dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). ANTARA