SURABAYA –
**Borneonews - Sampang**, Pemerintah Kabupaten Sampang di Jawa Timur mengambil langkah proaktif pada tahun ini dengan memberikan dukungan bagi kelompok pembudidaya ikan air tawar. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi perikanan sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat lokal. Kepala Bidang Perikanan dan Budidaya pada Dinas Perikanan setempat, Moh Mahfud, menjelaskan bahwa dukungan yang diberikan terdiri dari penyediaan kolam terpal dan bibit ikan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan air tawar di wilayah tersebut. Mahfud menambahkan bahwa bantuan ini disalurkan kepada 33 kelompok pembudidaya yang tersebar di seluruh 14 kecamatan di Kabupaten Sampang. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,9 miliar, dana ini telah mulai dicairkan untuk mendukung pengembangan budidaya ikan air tawar. Ia juga mengungkapkan bahwa program bantuan ini dihasilkan melalui proses musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang dilakukan di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Usulan untuk program ini muncul dari masyarakat dan kemudian direspons oleh Pemkab Sampang, sebelum akhirnya disetujui oleh DPRD setempat. Menurut data dari Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, kebutuhan konsumsi ikan air tawar, khususnya ikan lele, mencapai 1,5 juta ton per tahun. Namun, produksi ikan lele yang tersedia saat ini hanya sekitar 1 juta ton per tahun. Hal ini mendorong Pemkab Sampang untuk mempercepat peningkatan produksi ikan air tawar, terutama lele, untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Peningkatan hasil produksi ini diharapkan akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi para pembudidaya ikan air tawar. ANTARA