GORONTALO –
**Borneonews - Bone Bolango**, Sebanyak 2.000 peserta turut ambil bagian dalam apel besar gerakan Pramuka dan Kemah Bela Negara yang diadakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Gorontalo. Acara ini berlangsung pada hari Selasa di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Ketua Kwarda Pramuka Gorontalo, Sofyan Puhi, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Pramuka telah dimulai sejak 14 Agustus. Kegiatan tersebut meliputi berbagai acara, mulai dari jalan sehat, ziarah ke makam pahlawan, hingga aksi sosial yang melibatkan masyarakat. "Pada hari ini, kami melaksanakan apel besar sebagai bagian dari Kemah Bela Negara. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia. Kami berharap kegiatan ini dapat menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada generasi muda," ujar Sofyan. Acara apel dan kemah dilaksanakan bersamaan dengan peluncuran Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah penyelenggaraan *Peransaka Nasional* pada tahun 2025. Rangkaian persiapan untuk menjadi tuan rumah ditandai dengan bunyi sirene yang dibunyikan oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, bersama dengan Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Mayor Jenderal TNI (Purn) Yuniar Ludfi, serta Ketua Kwarda, Sofyan Puhi. Mereka didampingi oleh Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli, dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bone Bolango, Lolly Pou Junus. Sofyan menambahkan, "Menjadi tuan rumah *Peransaka 2025* adalah tantangan yang tidak mudah. Kami telah berjuang pada Musyawarah Nasional yang lalu dan bersyukur karena Gorontalo telah dipercaya untuk menyelenggarakan acara ini. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan pihak-pihak terkait lainnya." *Peransaka* adalah perkemahan yang diadakan untuk Satuan Karya Pramuka, khususnya untuk anggota penegak dan pandega, yang diselenggarakan oleh kwartir di masing-masing wilayah. Gorontalo telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah dalam Musyawarah Nasional XI yang dilaksanakan di Banda Aceh pada bulan Desember 2023. Dengan dilaksanakannya Kemah Bela Negara yang saat ini juga berlangsung di berbagai daerah di Indonesia, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi referensi penting dalam proses pengawasan dan evaluasi bagi persiapan *Peransaka* di Gorontalo mendatang. Ketua Panitia Kemah Bela Negara yakin bahwa Gorontalo memiliki kapasitas untuk menjadi pelaksana kegiatan Pramuka berskala nasional. ANTARA