JAKARTA –
**Borneonews - Moskow** Pemimpin Morgan Stanley International, Jonathan Bloomer, beserta istrinya merupakan salah satu dari enam orang yang dilaporkan hilang setelah insiden tenggelamnya kapal pesiar mewah *Bayesian* di perairan dekat Sisilia, Italia. Laporan ini dirilis oleh media pada hari Selasa. Kapal pesiar tersebut mengangkut total 22 penumpang dan kapten. Namun, pada dini hari hari Senin, 19 Agustus, kapal tersebut tenggelam akibat badai yang sangat kuat di sekitar kota Porticello, Sisilia. Media setempat juga melaporkan bahwa satu orang penumpang ditemukan meninggal, sementara enam lainnya, termasuk taipan Inggris Mike Lynch, masih dinyatakan hilang. Selain Bloomer, pengacara ternama asal Amerika Serikat, Chris Morvillo, dan istrinya yang bernama Nada, juga termasuk di antara mereka yang masih belum ditemukan setelah kapal tersebut mengalami musibah. Informasi ini dikutip dari majalah *People*, yang mendapatkan konfirmasi dari seorang pejabat Italia. Diketahui bahwa Bloomer memiliki hubungan dekat dengan Lynch, sedangkan Morvillo merupakan pengacara bagi Lynch. Proses pencarian terhadap enam orang yang hilang mengalami sejumlah kendala. Hal ini disebabkan oleh kedalaman tempat kapal terbenam yang mencapai sekitar 50 meter, serta keterbatasan ruang di lokasi yang harus dijelajahi oleh tim penyelamat. Seorang juru bicara dari layanan darurat Italia menyatakan kepada RIA Novosti bahwa saat ini terdapat tim penyelam yang terdiri dari sepuluh orang yang secara bergantian melakukan penelusuran di dasar laut, sementara enam petugas penyelamat lainnya bertugas di permukaan. Juru bicara tersebut menegaskan bahwa saat ini terdapat enam orang yang dinyatakan hilang, namun hingga kini mereka belum memiliki daftar nama-nama penumpang yang terlibat dalam insiden tersebut. Seiring dengan upaya pencarian yang terus berlangsung, harapan untuk menemukan mereka yang hilang tetap ada. ANTARA