JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Taipei Economic and Trade Office (TETO) mengadakan acara pelepasan untuk sembilan mahasiswa Indonesia yang berhasil meraih beasiswa *Taiwan ICDF International Higher Education Scholarship Program* di Jakarta pada hari Selasa. Dalam acara tersebut, Kepala TETO, John Chen, yang mewakili pihak otoritas luar negeri Taiwan, mengucapkan selamat kepada para penerima beasiswa. Ia berharap agar para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar di Taiwan sebaik mungkin. “Semoga kalian dapat menjalani pengalaman belajar yang optimal, mengeksplorasi keindahan alam Taiwan, serta mempelajari adat istiadat dan budaya yang ada di sana,” ujarnya dalam rilis resmi yang diterima. Chen juga mengajak para mahasiswa untuk aktif bergabung dalam organisasi kemahasiswaan dan alumni. Dengan demikian, setelah menyelesaikan studi, mereka diharapkan dapat terus menjalin hubungan yang erat dan berperan sebagai jembatan penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Taiwan dan Indonesia. Selama tahun akademik ini, kesembilan mahasiswa tersebut akan melakukan studi di enam universitas yang berbeda di Taiwan. Mereka akan menempuh pendidikan di tingkat Magister (S2) maupun Doktoral (S3) dengan berbagai disiplin ilmu yang sesuai dengan minat dan bidang studi mereka masing-masing. Untuk mempersiapkan para mahasiswa, TETO telah memberikan pengarahan terkait berbagai aspek, termasuk peraturan yang berlaku dalam program beasiswa, kehidupan sehari-hari sebagai pelajar di Taiwan, serta pedoman keselamatan yang perlu diperhatikan selama berada di negara tersebut. Saat ini, terdapat lebih dari 16.000 mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Taiwan. Jumlah ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah mahasiswa terbanyak kedua yang belajar di Taiwan. TETO berkomitmen untuk terus mendorong calon pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di Taiwan. Selain itu, mereka juga berupaya mempromosikan pendidikan *Bahasa Mandarin* secara global, meningkatkan pemahaman tentang negara Taiwan, serta memperkuat pertukaran bilateral bagi mahasiswa berbakat dari kedua negara. ANTARA