BORNEONEWS,  NANGA BULIK - Saat menghadiri dan sekaligus melepas ribuan peserta Pawai Obor sebagai penutup kegiatan Gema Ramadhan kaupaten Lamandau 2016, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Habib H. Said Ismail, tampak tak kuasa menahan rasa senangnya.

Hal itupun tampak tercurah dalam ungkapan tahmid, takbir, dan kalimat istighfar yang spontan dilafalkan Wagub. Terlebih, dirinya tahu persis bahwa ribuan peserta yang turut memeriahkan pawai obor ini terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia.

"Subhanallah, saya minta kegiatan seperti ini terus dilestarikan, kedatangan saya ke Lamandau kali ini sungguh sangat bernilai. Pak Wabup (menyapa Wakil Bupati Lamandau Drs. H. Sugiyarto), ini (Pawai Obor) merupakan tradisi dakwah yang luar biasa, harus tetap dijaga,," ungkap Wagub Habib sebelum melepas pawai.

Setelah beberapa saat  peserta pawai obor resmi di lepas, secara mengejutkan Wakil Gubernur yang kala itu tengah duduk berbincang-bincang di stand bersama sejumlah pejabat lainnya, sontak berdiri dan menyelinap ke dalam kerubungan peserta pawai. Wagub kala itu bahkan ikut berjalan dan bershalawat beberapa meter sambil membawa obor layaknya peserta pawai pada umumnya.

Masyarakatpun justru banyak yang tak sadar bahwa di kanan kirinya yang ikut berjalan itu adalah orang nomor dua di Bumi Tambun Bungai.

Setelah kembali ke luar barisan dan kemudian dibincangi beberapa awak media, Wagub menyatakan bahwa aksinya itu (masuk ke kerubunan peserta) hanyalah aksi spontan dilakukan karena terbawa suasana dan tiba-tiba ingin merasakan suasanya secara langsung.

Wagub Habib juga melontarkan do'a dan harapan yang cukup indah, yakni berharap anak-anak yang turut serta dalam kegiatan ini tak hanya puas dengan suasananya gemerlap obornya, tapi juga diharpkan menjadi pertanda akan kesuksesan di masa yang akan datang.

"Saya berharap agar Cahaya Obor yang gemerlap malam ini dapat menjadi washilah agar gemerlap pula masa depan mereka (anak-anak)," harapnya. (HN/*)