JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil, berencana untuk memperluas ruang interaksi publik bagi kaum muda di Jakarta. Inisiatif ini ditujukan agar mereka dapat memiliki alternatif kegiatan yang lebih bermakna dibandingkan hanya menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan. Dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Ruang Muda dengan tema "Harapan Anak Muda untuk Pemerintahan Baru", Ridwan Kamil menyatakan, "Saya tanya jujur ya, ini anak-anak lebih banyak di mal atau di luar mal? Mayoritas kebanyakan main di tempat permainan dalam mal." Pernyataan ini menunjukkan pengamatannya tentang kebiasaan anak-anak muda yang cenderung berkumpul di mal dan tempat permainan yang ada di dalamnya. Sebagai seorang arsitek berpengalaman, Ridwan Kamil percaya bahwa ia memiliki kemampuan untuk menciptakan tata kota yang lebih baik di Jakarta. Ia berkeinginan untuk membangun lebih banyak ruang interaksi publik yang tidak selalu memerlukan anggaran besar, melainkan dapat diwujudkan di lingkungan kampung. Ia berkomentar, "Kan saya arsitek, ingin memperbanyak ruang-ruang interaksi publik yang tidak harus selalu mewah." Ridwan Kamil juga berbagi pengalamannya selama menjadi Gubernur Jawa Barat, di mana ia menerima pujian dari masyarakat setelah pembangunan taman-taman. Ia menggambarkan pengakuan dari seorang warga, "Ibu-ibu bilang ‘Terima kasih, sejak Akang bikin taman-taman, anak saya nggak mau ke mal lagi dan saya bisa nabung uang.’" Dari sini ia menyimpulkan bahwa pentingnya ruang publik harus dibawa ke Jakarta untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih baik di masa depan. Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil meminta untuk dipanggil "Bang Emil" agar sesuai dengan karakter masyarakat Jakarta menyusul Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang. Ia juga mengajukan ide "satu kecamatan satu arsitek" sebagai salah satu solusi untuk menata kawasan kumuh di ibukota. Baru-baru ini, sebanyak 12 partai politik secara resmi telah menandatangani piagam dukungan bagi Ridwan Kamil dan Suswono sebagai calon pasangan untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2024. Partai-partai tersebut meliputi Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Perindo, serta Partai Persatuan Pembangunan. Kesepuluh partai ini menyatakan bahwa mereka tergabung dalam Koalisi Jakarta Baru untuk Jakarta Maju, yang menunjukkan komitmen mereka dalam membangun Jakarta yang lebih baik ke depan. ANTARA