BOGOR –
**Borneonews - Sukabumi**, Wakil Kepala Polres Sukabumi Kota, Kompol Tahir Muhidin, mengungkapkan bahwa insiden bentrokan yang melibatkan pengemudi angkot rute Sukabumi-Cisaat dan pengemudi angkutan *online* terjadi akibat kesalahpahaman. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan R Syamsudin SH, tepatnya di depan Balai Kota Sukabumi pada hari Selasa, 20 Agustus. Tahir menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sebatas adu mulut antar pengemudi, dan tidak sampai menjadi bentrokan fisik. Pihak kepolisian telah melakukan mediasi dengan meminta perwakilan dari kedua kubu untuk hadir di Mapolres Sukabumi Kota. Di sana, mereka diajak berdialog untuk mencapai kesepakatan demi kepentingan bersama. Sehubungan dengan potensi kerusakan dan kemungkinan terkait korban luka, pihak Polres saat ini masih melakukan pendataan. Fokus utama saat ini adalah mendamaikan kedua pihak agar permasalahan yang ada tidak berkepanjangan dan dapat diselesaikan dengan baik. Usai insiden, Polres Sukabumi Kota telah menerjunkan anggotanya untuk menjaga situasi agar tetap kondusif dan mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Polisi juga memberikan imbauan kepada sopir angkot dan pengemudi transportasi *online* untuk tetap melanjutkan aktivitas mereka seperti biasa, tanpa mudah terprovokasi. Masyarakat juga diharapkan tidak panik menghadapi situasi yang terjadi. Sampai saat ini, kondisi di sekitar lokasi kejadian masih aman. Anggota dari kedua kubu pengemudi angkutan umum sedang melakukan perundingan yang difasilitasi oleh pihak Polres Sukabumi Kota serta Pemkot Sukabumi. Sebelumnya, insiden tersebut berujung pada baku hantam antara sopir angkot dan pengemudi *online*. Kejadian bermula ketika beberapa sopir angkot berkumpul di depan Balai Kota Sukabumi untuk mendengarkan hasil audiensi mereka dengan Dinas Perhubungan terkait aspirasi mengenai pembatasan jam operasional bagi transportasi umum *online*. Ketegangan meningkat ketika para pengemudi angkutan *online* juga mendatangi lokasi audiensi, yang pada akhirnya memicu bentrokan. Dalam insiden tersebut, terdapat pihak-pihak yang secara sengaja melakukan perusakan terhadap kaca angkot. ANTARA