PADANG –
**Borneonews - Pasaman Barat**, Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, yang terletak di Sumatera Barat, telah melakukan identifikasi terhadap sejumlah daerah yang dianggap rawan secara geografis menjelang pelaksanaan Pilkada 2024. Penentuan area rawan tersebut didasarkan pada aksesibilitas yang sulit, terutama di lokasi-lokasi yang berada jauh di tengah area terpencil. Menurut Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, terdapat sekitar 81 tempat pemungutan suara (TPS) yang berpotensi mengalami kesulitan dalam akses, meskipun tidak terindikasi terdapat masalah konflik. "Sisi geografis menjadi perhatian kami, karena lokasi-lokasi ini cukup jauh dan terisolasi," ungkapnya di Simpang Empat. Di antara daerah-daerah yang diapresiasi karena tingkat kesulitannya adalah Tombang di Kecamatan Talamau, Rura Patontang di Kecamatan Koto Balingka, Katiagan di Mandiangin, serta Pulau Panjang di Kecamatan Sungai Beremas. Untuk menghadapi tantangan ini, Polres Pasaman Barat telah menyiapkan sepeda motor jenis *trail* guna memastikan keamanan dalam pendistribusian berbagai logistik Pemilu. Selain itu, perahu juga telah disiapkan untuk membawa logistik ke Pulau Panjang Air Bangis, tentunya setelah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan proses pendistribusian berjalan dengan aman. Kepala Polres menambahkan bahwa wilayah-wilayah tersebut tidak hanya memiliki jaringan jalan yang sulit, tetapi juga terletak di area yang rawan bencana alam. Oleh karena itu, Polres Pasaman Barat mengerahkan 295 personel untuk menjaga keamanan selama pelaksanaan di TPS, dibantu oleh 60 personel dari Polda Sumatera Barat serta satu pleton (30 orang) dari Brimob. Jumlah total TPS yang akan diamankan mencapai 893. "Saya mengingatkan kepada seluruh petugas keamanan yang terlibat untuk melaksanakan tugas ini dengan baik, tanpa terlibat dalam politik praktis, serta menghindari pelanggaran apapun selama bertugas," tegasnya. Seluruh personel juga diharapkan untuk selalu menjaga keamanan logistik Pemilu yang menjadi tanggung jawab mereka. Dalam upaya menjaga keamanan, Polres juga mengajak semua pihak untuk berkontribusi menjaga ketertiban masyarakat selama proses pemilu berlangsung. "Kami telah melakukan simulasi Sistem Pengamanan Kota (*Sispamkota*) untuk menghadapi keamanan dalam Pilkada 2024," imbuhnya. Polres Pasaman Barat siap membuat Pilkada 2024 berlangsung dengan aman, damai, dan lancar, sesuai harapan masyarakat. ANTARA