JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, berita mengenai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang menyatakan bahwa hidup dan tinggal di Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat menambah usia seseorang minimal sepuluh tahun, serta informasi tentang investasi di Labuan Bajo yang mencapai Rp570 miliar, menjadi sorotan utama dalam bidang ekonomi kemarin. Menteri Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa kehadiran di IKN, yang terletak di Kalimantan Timur, berpotensi meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang usia penduduk yang tinggal di sana. Pernyataan ini mencerminkan harapan bahwa pembangunan infrastruktur dan fasilitas di IKN akan membawa dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan penduduk. Presiden Joko Widodo juga memberikan arahan kepada Menteri Investasi yang baru dilantik, Rosan Roeslani, untuk aktif menarik investasi asing ke IKN. Strategi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan memaksimalkan potensi ekonomi kawasan tersebut, seiring dengan upaya pemerintah untuk menjadikan IKN sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia. Di Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat berhasil memanen padi apung sebanyak 5,3 ton dari Desa Sungai Pinang Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi petani dan sekaligus menunjukkan potensi ketahanan pangan di wilayah tersebut. Sementara itu, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan juga sedang mempersiapkan dua strategi untuk meningkatkan penerimaan pajak di tahun 2025. Upaya ini merupakan langkah proaktif untuk menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan negara. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melaporkan bahwa total realisasi investasi di Labuan Bajo pada kuartal pertama tahun 2024 hampir mencapai Rp570 miliar. Angka ini mencerminkan minat tinggi investor untuk berpartisipasi dalam pengembangan destinasi wisata unggulan di Indonesia, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal. ANTARA