JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ikatan Pencinta Batik Nusantara kembali melaksanakan pemilihan Putra-Putri Batik Nusantara (PPBN) untuk menemukan duta promosi yang akan mendukung pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati tahun ke-10 penyelenggaraan PPBN dan mengedepankan pentingnya batik di kalangan generasi muda. Nia Niscaya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengekspresikan dukungannya terhadap ajang ini. Ia menegaskan bahwa pemilihan ini terus konsisten menjadi platform yang bertujuan untuk mencari individu-individu yang mampu mempromosikan batik sebagai warisan budaya yang berharga bagi Indonesia. Ayu Dyah Pasha, Ketua Umum Ikatan Pencinta Batik Nusantara, dalam acara “The Weekly Brief With Sandi Uno” secara daring, menyampaikan bahwa organisasi ini berkomitmen untuk memperkenalkan batik kepada generasi muda dan mendukung pelestariannya. Ayu mencatat bahwa inisiatif pertama yang diambil oleh Ikatan Pencinta Batik Nusantara, yang diprakarsai oleh DR Sapta Nirwandar dan Tantie Koestantia sejak tahun 2011, adalah penyelenggaraan pemilihan ini. Hal ini diharapkan dapat menjaga kelestarian batik di tengah perkembangan zaman dan teknologi yang kian pesat. Bayu Adhitama, Ketua Harian IPBN dan direktur kreatif untuk pemilihan PPBN 2024, menginformasikan bahwa pendaftaran peserta untuk ajang tahun ini dibuka dari tanggal 13 Agustus hingga 15 September. Ia menjelaskan bahwa kompetisi ini bertujuan untuk menemukan generasi muda yang berbakat dan aktif di media sosial, dengan kemampuan untuk menjadi agen promosi batik yang efektif. Menurut Bayu, kandidat yang dicari tidak hanya harus menjadi *influencer*, tetapi juga dapat mewakili generasi muda yang menjalani kehidupan yang bebas dari narkoba, memiliki moral yang baik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kepribadian Indonesia. Mereka diharapkan mampu berkontribusi secara nyata baik di dalam maupun luar negeri, dalam mengenalkan, mempromosikan, dan melestarikan batik melalui berbagai program PPBN yang akan dijalankan bekerja sama dengan berbagai pihak. Selain itu, Bayu menambahkan bahwa pemilihan PPBN juga akan mengevaluasi kemampuan berorganisasi, keterampilan kepemimpinan, pengetahuan budaya, serta karya-karya kreatif dari para peserta. Dengan demikian, diharapkan ajang ini dapat melahirkan duta-duta yang berkualitas untuk membawa batik Nusantara ke kancah yang lebih luas. ANTARA