BORNENEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran berpesan
kepada organisasi massa (Ormas) Keagamaan untuk menjaga tiga hal.
Pesan itu disampaikan Sugianto saat buka bersama di Istana Isen Mulang
(IIM) yang dirangkai dengan pelantikan PWNU Kalteng.
Pertama, Gubernur berpesan agar Kalteng yang terdiri beragam suku dan
agama ini dijaga keharmonisannya. Sebab keharmonisan dan kebersamaan
adalah modal utama dalam membesarkan Kalteng agar tidak kalah dengan
daerah lainnya.
“Kalteng terdiri beragam suku dan agama. Mari kita jaga keberagaman
tersebut dan ini mutlak harus dipertahankan bahkan ditingkatkan karena
ini prasyarat majunya pembangunan di Kalteng,” sebutnya.
Kedua, lanjut Sugianto, agar dilakukan pembinaan agama dengan baik
khususnya pendidikan karakter sejak dini. Pendekatan mental agama akan
mampu mendidik kepribadian masyarakat yang baik dan terhindar dari
perbuatan negatif yang merusak. “Saya yakin di kalangan NU terutama
pesantrennnya sudah dididik secara moral agama dan berakhlakul
karimah,” tukasnya.
Ketiga pesan Sugianto adalah masalah narkoba dan korupsi yang sudah
menjadi penyakit masyarakat. Ia meminta semua pihak terutama tokoh
agama untuk membantu pemerintah menekan peredaran barang haram yang
merusak generasi itu di kalangan sekitarnya.
“Saya telah nyatakan peran kepada dua hal itu. Semua pihak dan aparat
saya minta tegas degan Narkoba. Sedangkan pemberantasan korupsi akan saya mulai dari
internal pemprov di mana saya ingin pemprov menjadi contoh bagi 14
daerah di Kalteng terkait pengentasan korupsi. Saya yakin pada saatnya
nanti akan bebas dari dua hal itu di Kalteng,”
“Dan terakhir adalah saya ucapkan selamat dan sukses bagi PWNU. Saya
berharap programnya disinergikan dengan Pemprov sehingga visi misi
Kalteng Berkah segera terwujud. Semoga kegiatan ke depan ditingkatkan
dan lebih baik,” pungkasnya.(RZ/*)
kepada organisasi massa (Ormas) Keagamaan untuk menjaga tiga hal.
Pesan itu disampaikan Sugianto saat buka bersama di Istana Isen Mulang
(IIM) yang dirangkai dengan pelantikan PWNU Kalteng.
Pertama, Gubernur berpesan agar Kalteng yang terdiri beragam suku dan
agama ini dijaga keharmonisannya. Sebab keharmonisan dan kebersamaan
adalah modal utama dalam membesarkan Kalteng agar tidak kalah dengan
daerah lainnya.
“Kalteng terdiri beragam suku dan agama. Mari kita jaga keberagaman
tersebut dan ini mutlak harus dipertahankan bahkan ditingkatkan karena
ini prasyarat majunya pembangunan di Kalteng,” sebutnya.
Kedua, lanjut Sugianto, agar dilakukan pembinaan agama dengan baik
khususnya pendidikan karakter sejak dini. Pendekatan mental agama akan
mampu mendidik kepribadian masyarakat yang baik dan terhindar dari
perbuatan negatif yang merusak. “Saya yakin di kalangan NU terutama
pesantrennnya sudah dididik secara moral agama dan berakhlakul
karimah,” tukasnya.
Ketiga pesan Sugianto adalah masalah narkoba dan korupsi yang sudah
menjadi penyakit masyarakat. Ia meminta semua pihak terutama tokoh
agama untuk membantu pemerintah menekan peredaran barang haram yang
merusak generasi itu di kalangan sekitarnya.
“Saya telah nyatakan peran kepada dua hal itu. Semua pihak dan aparat
saya minta tegas degan Narkoba. Sedangkan pemberantasan korupsi akan saya mulai dari
internal pemprov di mana saya ingin pemprov menjadi contoh bagi 14
daerah di Kalteng terkait pengentasan korupsi. Saya yakin pada saatnya
nanti akan bebas dari dua hal itu di Kalteng,”
“Dan terakhir adalah saya ucapkan selamat dan sukses bagi PWNU. Saya
berharap programnya disinergikan dengan Pemprov sehingga visi misi
Kalteng Berkah segera terwujud. Semoga kegiatan ke depan ditingkatkan
dan lebih baik,” pungkasnya.(RZ/*)








