JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa proyek konstruksi untuk arena penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara diharapkan akan rampung pada akhir Agustus 2024. Dalam peninjauan yang dilakukan di Stadion Harapan Bangsa (SHB) di Aceh, Basuki meminta agar semua pihak terlibat untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu, terutama mengingat betapa dekatnya waktu pelaksanaan PON XXI. "Kami sedang mempersiapkan venue untuk hajatan nasional ini, jadi penting untuk menyelesaikannya dengan baik. Segera setelah pekerjaan konstruksi selesai, harap bersihkan sisa-sisa material," ujar Basuki. Ia juga menegaskan pentingnya kecepatan dalam penyelesaian proyek tersebut. Dalam kesempatan itu, Basuki didampingi oleh Pelaksana Jasa Gubernur Provinsi Aceh, Bustami Hamzah. "Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam pelaksanaan konstruksi. Saya percaya kita bisa menyelesaikannya tepat waktu. Harap kerjakan dengan serius, karena banyak orang dari seluruh Indonesia akan hadir. Kita harus menghayati dan menjalankan tugas kita untuk suksesnya PON XXI ini," tegasnya. Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Aceh, Deni Arditya, mengungkapkan bahwa proyek renovasi dan pembangunan kembali venue PON XXI di Kota Banda Aceh ini mencakup 12 arena yang berbeda. Beberapa di antaranya adalah Stadion Harapan Bangsa yang sudah mencapai progres fisik sebesar 96,55 persen, Stadion H. Dimurthala dengan 97,71 persen, serta Lapangan Tenis Jasdam yang mencapai 98,68 persen. Deni juga menjelaskan bahwa arena lainnya, seperti Hall Anggar dan Gedung PABSI yang berada di kompleks SHB, juga menunjukkan perkembangan positif, dengan progres masing-masing mencapai 100 persen dan 96,06 persen. Secara keseluruhan, kemajuan proyek renovasi venue PON XXI di Kota Banda Aceh telah mencapai 97,25 persen, dengan nilai kontrak total sebesar Rp536,76 miliar. Selain itu, ada juga paket pekerjaan pembangunan dan renovasi untuk venue olahraga dayung dan pacuan kuda, yang progres fisiknya total mencapai 89,09 persen. Proyek ini terbagi menjadi dua lokasi, yaitu arena dayung di Waduk Keuliling, Kabupaten Aceh Besar dan venue berkuda di Pacuan Kuda Blang Bebangka, Kabupaten Aceh Tengah. Lebih lanjut, Deni menambahkan bahwa proyek rehabilitasi dan renovasi arena tambahan untuk PON di Aceh juga tengah berlangsung, dengan progress total 73,49 persen. Paket ini mencakup empat venue, termasuk Lapangan Sepak Bola Blang Paseh dan Arena Sepatu Roda di Kabupaten Pidie, serta Lapangan Tembak Rindam Im Mata Ie dan Kolam Renang Tirta Raya di Kota Banda Aceh. "Proyek ini bertujuan menggantikan bangunan induk yang ada. Di Stadion Harapan Bangsa, kami telah menambah kapasitas kursi dari yang sebelumnya, sekarang menjadi 17.436 kursi. Selain itu, lintasan yang awalnya memiliki enam jalur kini diperlebar menjadi delapan. Kami juga telah menanam rumput dengan sistem penyiraman otomatis yang tersebar di 24 titik. Saat ini kami tinggal menyelesaikan tahap finishing, dan semoga semua pekerjaan dapat rampung tepat waktu untuk menyambut pelaksanaan PON XXI Aceh - Sumatera Utara," tutup Deni. ANTARA